Pendaftar PPDB di Cirebon, Sebelum Subuh Sudah Antre

PPDB-SMA-N-favorit-(2)
ZONASI: Orang tua siswa mengikuti verifikasi untuk pengukuran jarak tempat tinggal dengan sekolah di SMAN 2 Kota Cirebon, Rabu (19/6). FOTO: OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON – Tingginya minat pendaftar di sejumlah sekolah, menjadi warna tersendiri bagi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Seperti yang terjadi di SMAN 2 Cirebon. Di hari kedua pendaftaran, sampai ada dua shaf mobil antre sedari sebelum subuh.

Mereka adalah orang tua siswa yang hendak mengambil nomor antrean. Kepala SMAN 2 Cirebon, Totong Muslihat N mengatakan, jumlah pendaftar mencapai puncaknya di hari kedua. Calon orang tua murid sampai berjubel.

“Sampai jejer dua shaf mobil. Bahkan para orang tua sendiri yang mengkordinir nomor antrean karena sekolah kan belum buka,” ujar Totong, kepada Radar, Rabu (19/6).

Sampai hari ketiga PPDB, antrean di SMAN 2 Cirebon sudah mencapai 643. Membeludaknya pendaftar calon siswa baru memang bukan hal yang aneh di beberapa sekolah ”favorit”. Sementara pelayanan online hingga kemarin baru sekitar 400-an.

Untuk kuota sendiri, SMAN 2 menargetkan sebanyak 12 kelas, dengan masing-masing kelas diisi 34 siswa. Mengingat SMAN 2 Cirebon menggunakan konsep SKS seperti di bangku kuliah untuk para siswanya.

Sehingga masing-masing angkatan diberi jatah 2 kursi untuk yang ingin mempercepat sekolah dengan mengikuti kelas atas ataupun yang ingin memperbaiki nilai di kelas bawah. “Ini sudah kami lakukan empat tahun ini. Di kami tidak ada murid yang tidak naik kelas,” tandasnya.

Sistem akselerasi ini mengharuskan siswa yang ingin perbaikan nilai, ikut belajar dengan adik kelasnya. Sebaliknya, siswa yang merasa mampu bisa akselerasi untuk ikut belajar bersama kaka kelasnya.

Sementara itu karena banyaknya pendaftar di SMAN 2 Cirebon, pihaknya tetap melakukan aktivitas sampai selesai meskipun melebihi pukul 14.00 WIB.

Sedangkan di SMAN 1 Cirebon, sampai hari ketiga PPDB terhitung kurang lebih sebanyak 800 siswa sudah mendaftar. Jumlah pendaftar tersebut sudah dua kali lipat dari kuota yang disediakan SMAN 1 Cirebon yakni sebanyak 408 siswa untuk 12 kelas. (myg)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait