Pendaftaran PPDB SMP Masih Sepi Peminat

ILUSTRASI

CIREBON-Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 melalui jalur online sudah mulai dibuka. Tepatnya sejak tanggal 17 Mei lalu, pendaftaran dengan online resmi bisa diakses para calon siswa. Masing-masing sekolah sudah bisa memberikan pelayanan pendaftaran dengan jalur online tersebut. Termasuk dengan SMPN 14 Cirebon.

Ketua Panitia PPDB SMPN 14 Cirebon Hj Emmawati SPd mengatakan, dari pantauan terakhir di hari kedua pendaftaran siswa baru melalui online ini kurang lebih SMPN 14 Cirebon tercatat sebanyak 52 siswa sudah mendaftar melalui zonasi kota di sekolah ini.

Untuk kuota penerimaan siswa, SMPN 14 Cirebon menerima sebanyak 160 siswa untuk 5 rombongan belajar. Sementara di hari kedua, sebanyak 52 siswa mendaftar dengan jalur zonasi kota, sedangkan untuk jalur gakin baru 1 orang yang mendaftar. Emma memprediksi, mayoritas yang mendaftar di SMPN 14 Cirebon melalui jalur zonasi dan gakin. “Dari dulu sebelum ada zonasi pun mayoritas yang mendaftar ke sini yang dekat-dekat. Khususnya wilayah pesisir pantai seperti samadikun, cangkol, kesunean sampai kejawanan,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Diungkapkanya banyak juga calon siswa yang mendaftar melalui gakin, namun tertolak dengan sendirinya dan kemudian mendaftar kembali melalui jalur zonasi. Karena ada beberapa syarat penting untuk mendaftar dengan jalur gakin.

Seperti pendaftaran melalaui jalur gakin juga tetap dengan zonasi. Bila jarak rumah lebih dari 1,5 dari tujuan sekolah, sistem akan otomatis sistem menolak. Juga bagi anak yang namanya tidak terdaftar di dinas sebagai penerima bantuan juga langsung ditolak.

Sementara itu, suasana PPDB di SMPN 13 Cirebon di hari kedua masih sepi. Meski begitu, Kepala SMPN 13 Cirebon, Dra Euis Sulastri MPd mengaku optimis terpenuhinya kuota SMPN 13 Cirebon. “Di hari-hari akhir pendaftaran biasanya disini ramai. Kalau awal-awal seperti ini memang sepi. Tapi saya yakin pasti terpenuhi seperti biasanya,” ucapnya.

Di hari kedua, baru tercatat sebanyak 37 peserta yang mendaftar melalui zonasi kota, dan 13 peserta yang berasal dari luar kota serta untuk peserta yang mendaftar dengan Gakin sebanyak 2 orang. Dengan kuota sebanyak 224 siswa untuk 7 rombongan belajar, pihaknya yakin akan tercapai.

“Kita punya jalur prestasi yang masih kosong kuotanya. Mungkin akan diisi dengan siswa dari zona kota atau luar kota. Yang penting kuota kami terpenuhi sebanyak 7 rombel itu diharapkan bisa fleksibel peluang kosong bisa diisi karena sayang sekali jika dibiarkan kosong,” jelasnya. (myg)

Berita Terkait