Perbaikan Jembatan Pasirayu Telan Rp 6,5 M

JEMBATAN-PASIRAYU
BERKUALITAS: Pekerja bangunan mengerjakan perbaikan jembatan Pasirayu Kabupaten Majalengka. FOTO: ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Pemeritah Kabupaten Majalengka terus berupaya meningkatkan infrastruktur di Kabupaten Majalengka. Salah satunya membangun jembatan gantung yang berlokasi di Desa Pasirayu Kecamatan Sindang.

Setelah puluhan tahun tidak mendapat perbaikan, kini jembatan tersebut diperbaiki. Bahkan, jika pembangunan telah tuntas, jembatan nantinya bisa dilalui mobil.

Pantauan Radar Majalengka, sejumlah pekerja terlihat sibuk membentuk kawat untuk fondasi jembatan. Menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK), Eman Suherman, biaya pembangunan jembatan Pasirayu menelan Rp 6,5 miliar.

“Kami targetkan di tahun 2019 ini, jembatan tersebut bisa digunakan baik oleh kendaraan roda dua maupun empat,” ungkapnya.

Bahkan Eman mengatakan, selain jembatan, akses jalan penghubung dua kecamatan yakni Sindang dan Maja akan juga diperbaiki. Langkah perbaikan jembatan yang dilakukan pemerintah ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Pasalnya, warga selama ini telah menantikan perbaikan jembatan.

Mengingat sudah bertahun-tahun, jembatan Pasirayu tidak tersentuh perbaikan. Kondisinya yang sempit dan sudah tua membuat jembatan sulit digunakan untuk membawa hasil pertanian.

“Puluhan tahun kami harus memutar untuk mengangkut dan menjual ‎hasil kebun ke Rajagaluh. Tapi kini sedang dibangun jembatan besar. Semoga tahun depan selesai dan tak memutar lagi,” ungkap salah satu warga, Danu.

Lebih lanjut, pembangunan jembatan besar permanen yang menghubungkan dua kecamatan, yakni Sindang dan Maja. Pembangunan itu termasuk dalam prioritas program seratus hari Bupati dan Wakil Bupati Majalengka periode 2018-2024.

“Jembatan permanen itu akan memudahkan akses dua kecamatan, sekaligus‎ memudahkan jalur alternatif menuju sejumlah destinasi wisata,” ujar Bupati Majalengka, Karna Sobahi. (bae)