Persiapan Timnas U-22 di Piala AFF 2019, Pemain Pilih Fokus Persaingan

TIMNAS-U-22-PEMUSATAN-LATIHAN
SALING UNJUK KEBOLEHAN: Para pemain Timnas Indonesia U-22 saling menunjukkan kemampuan individudalam seleksi sekaligus TC jelang Piala AFF 2019 yang berlangsung di Kamboja bulan depan. FOTO: PSSI.COM

JAKARTA – Sebanyak 38 pemain dari beberapa klub tanah air dan luar negeri sedang menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22. Latihan hari ketiga digelar di Lapangan ABC, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (9/1).

Meski TC tahap pertama ini sekaligus menjadi ajang seleksi bagi para pemain masuk skuad inti proyeksi Piala AFF U-22/2019 di Kamboja, namun ada sebagian pemain yang tidak terlalu memikirkan hal itu.

Anan Migraf Lestaluhu lebih memilih untuk menikmati pemusatan latihan tersebut. Bek muda Persija Jakarta tersebut hanya mematok target sederhana. Ya, satu-satunya pemain Persija dari total 38 pemain yang dipanggil Indra Sjafri untuk mengikuti TC hanya ingin fokus menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Alhamdulillah ini merupakan ajang seleksi. Jadi yang saya pikirkan hanya bagaimana bisa menjalaninya. Satu hal yang pasti, saya sangat bangga (bisa ikuti TC),” ungkap Anan usai menjalani latihan, Rabu (9/1).

“Intinya, saat ini saya tak ingin memikirkan apa pun. Saya ingin jalani dulu dan berusaha bekerja keras. Kalau untuk bersaing tidak ada. Saya ingin kerja keras dulu,” tambahnya.

Lebih lanjut, pemain yang merumput di Persija U-19 dan tembus di skuad utama Macan Kemayoran itu mengaku, TC timnas sebagai ajang pengalaman. Dia mengaku banyak pelajaran berharga yang dia dapat dari pemusatan latihan tersebut. Khususnya dari rekan-rekan setimnya yang dinilai sudah lebih dulu merasakan atmosfer berada di tim kebanggaan Merah Putih.

“Banyak pemain berpengalaman di sini. Saya mencoba mengambil sisi positif dari pengalaman dan permainan yang mereka lakukan. Banyak ilmu baru yang saya dapatkan selama mengikuti pemusatan latihan,” tuturnya.

“Intinya, saya bangga bisa mendapat kesempatan pemusatan latihan. Soal nanti terpilih atau tidak, itu urusan belakangan. Intinya saat ini saya ingin fokus memperlihatkan kemampuan terbaik,” tukas Anan.

Hal yang sama juga diungkapkan gelandang muda Arema FC, Muhammad Rafli yang juga dipanggil dalam pemusatan latihan. Baginya, pemusatan latihan ini menjadi ajang untuk meningkatkan performa.

“Semua pemain yang dipanggil ke timnas pasti berkualitas. Jadi saya tidak ingin melihat persaingan. Saya lebih memilih fokus kepada diri saya sendiri untuk bisa meningkatkan performa,” tuturnya.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan Rafli cukup bangga dengan pemanggilanya ke pemusatan kali ini. Menurutnya, di pemusatan latihan, seluruh pemain saling bekerja sama, meski ini merupakan ajang seleksi.

“Adaptasi cukup baik karena sebelumnya seluruh pemain saya kenal. Termasuk ketika dulu di Timnas U-19 dan bermain di Liga-1. Jadi, semua saling membantu. Meskipun ini ajang seleksi, tapi kami semua saling berkerja sama,” tukas Rafli. (gie/fin/wsa)