Pertahankan Kerukunan Anak Bangsa

Pesan Shinta Nuriyah saat Bukber Bareng Dhuafa dan Lintas Agama di Wihara Welas Asih

CIREBON- Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid hadir di Cirebon, (12/5).  Istri almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu mengikuti buka puasa bersama (bukber) dengabn kaum dhuafa dan masyarakat lintas agama di Wihara Welas Asih.

Di depan warga yang hadir, Sinta Nuriyah menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan masyarakat Cirebon.

Dia  bangga Cirebon yang terdiri dari berbagai agama dan etnis, hidup rukun dan damai. Dia menyebut termasuk salah satu miniatur bangsa Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika.

“Saya senang karena masyarakat Cirebon menghadirkan sebuah senjata yang ampuh, merekatkan dan menjalin kerukunan sesama anak bangsa melalui seni budaya,” kata Shinta.

Menurut Shinta, kerukunan sesama anak bangsa yang terjalin ini sebenarnya merupakan senjata ampuh. Senjata seni budaya akan bisa melembutkan hati manusia yang sedang membara.

Seni budaya, masih kata Shinta, akan mengasah jiwa, mengasah hati yang sedang bergelora. “Pemilu sudah berlangsung dan Insya Allah apa yang kita saksikan bisa berjalan dengan baik dan lancar,” tandasnya.

Puasa, kata Shinta, mengajarkan moral budi pekerti yang luhur. “Puasa mengajarkan kita kejujuran. Menjadi apapun Anda, ketika jujur, maka puasanya akan diterima Allah SWT. Jangan lupa, terus pertahankan kerukunan antarsesama anak bangsa,” pesannya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Haryono mengatakan Sinta Nuriyah mengisi tausiyah sebelum waktu berbuka puasa.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga merupakan agenda rutin dalam rangka menjaga toleransi antarumat beragama. “Makanya kegiatan ini pun dilaksanakan di wihara,” ujar Haryono.

Kegiatan yang dilaksanakan untuk kali kelima itu juga diisi dengan pertunjukan seni dan penampilan perwakilan agama. Di antaranya paduan suara dari gereja, seni tari pendet khas Bali dan barongsai.

Serta kesenian khas Indonesia lainnya. “Setelah itu acara inti tausiyah dari Bu Sinta dan buka puasa bersama,” imbuh mahasiswa Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Cirebon itu.

Ia bersyukur, selama ini Cirebon selalu menjadi tempat yang dikunjungi istri mantan Presiden ke-4 RI tersebut. Diakui Haryono, tidak semua daerah dipilih Sinta Nuriyah dalam kegiatan bertajuk sahur keliling tersebut.

“Setiap tahun kita juga ada tema tersendiri. Dan tahun ini karena bertepatan momen setelah pemilu, kita berupaya kembali merekatkan persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ucapnya. (abd/day)