Pesawat Cassa 212  Parkir di SMKN I Kertajati

PESAWAT-CASSA-212
HIBAH PROVINSI: Pesawat Cassa 212 87N/282 parkir di halaman SMKN 1 Kertajati. FOTO: ONO CAHYONO/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Ada pemandangan berbeda di halaman SMK Negeri I Kertajati kabupaten Majalengka. Ada pesawat terbang Cassa 212  87N/282 itu ‘terparkir’ di sekolah sejak Sabtu (9/3) lalu. Pesawat itu merupakan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala SMK Negeri I Kertajati, Acep Saefudin menuturkan, pesawat terbang itu merupakan hasil usaha yang cukup keras dari pihak sekolah untuk memenuhi sarana dan prasarana pendidikan. Terlebih, sekolahnya memiliki program jurusan penerbangan, yang letak lokasi tidak jauh dari Bandara Internadional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

“Sehingga sejak dulu kami berkeinginan bisa menghadirkan sebuah pesawat terbang. Alhamdulillah bisa terpenuhi,” katanya, ditemui usai kegiatan Safari Isra Mikraj Pemda Majalengka itu.

Acep mengatakan, pesawat untuk keperluan belajar praktik siswa. Sehingga mereka lebih mengenal pesawat terbang. Selama ini siswa hanya mengenal teori saja. Kehadiran pesawat juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat Kertajati dan sekitarnya.

Menurutnya, pesawat terbang sayap Mesin Turbo Prop Cassa 212  87N/282 sebagai hibah dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), yang diserahkan kepada Pemprov Jabar. Dari pemprov, kemudian diteruskan dalam penggunaan hibah kepada SMK Negeri I Kertajati.

“Untuk menghadirkan sebuah pesawat terbang bukanlah perkara yang mudah. Setahun lalu tepatnya Maret 2018 kami usulkan. Alhamdulillah ternyata bisa parkir di sini (SMK Negeri I Kertajati),” tutur Acep.

Awalnya sekolah hanya membutuhkan mesin pesawat terbang saja untuk kebutuhan belajar para siswa. Sebab mesin pesawat terbang merupakan kebutuhan yang cukup mendasar bagi para siswa. Sehingga pihak sekolah mencoba memberanikan diri berkoordinasi dengan BPPT di Jakarta.

Dari koordinasi tersebut akhirnya keinginan sekolah terkabul. Bukan hanya mesin, namun satu pesawat berhasil dibawa ke SMKN 1 Kertajati.

“Kami harus menempuh prosedur resmi, karena tidak gampang mendapatkan pesawat. Kami berkoordinasi dengan Pemprov Jabar melalui Dinas Pendidikan. Semua persyaratan terus dipenuhi untuk melengkapi adminitrasi yang diserahkan ke BPPT,” imbuhnya.

Acep mengapresiasi BPPT dan Pemprov Jabar, karena penggunaan hibah pesawat tersebut diberikan ke SMKN I Kertajati guna penunjang pembelajaran. Ke depan pihak sekolah akan menjaga dan merawat pesawat terbang. Kehadiran pesawat terbang itu diyakini bisa memicu proses KBM agar lebih baik lagi. (ono)