PLN dan Pemkot Tunggu Hasil Penghitungan Meteran PJU

Lampu PJU FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON
Lampu PJU FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Tagihan pembayaran listrik dari penggunaan penerangan jalan umum (PJU) kepada Dinas Perhubungan (Dishub) belum sepenuhnya klir. Ada penggunaan senilai Rp211 juta masih dalam proses pendataan dan penghitungan.

Pemkot telah mengajukan penundaan pembayaran, karena tagihan sampai Bulan Februari itu belum masuk dalam plot anggaran. Kepala UPT PJU Dishub, Dodi Rochdiyat menuturkan, pendataan dan penghitungan ini sudah diserahkan kepada pihak ketiga. Tapi tetap ada pendampingan dari dishub dan PLN.

Ini bertujuan untuk transparansi dan independensi penghitungan. Sehingga hasilnya nanti bisa diterima semua pihak. “Penghitungan masih berlangsung sampai sekarang. Ditargetkan awal bukan depan sudah selesai badan bisa didapatkan hasilnya,” katanya kepada Radar Cirebon.

Lamanya proses ini disebabkan banyaknya PJU yang harus didata. Baik di jalan protokol sampai masuk ke perumahan-perumahan. Diperlukan kecermatan penghitungannya, pasalnya ada banyak PJU yang belum mempunyai ID, tapi tetap masuk hitungan.

Dodi memperkirakan, hasilnya bisa saja pemkot kelebihan pembayaran atas pemakaian listrik PJU dari PLN. Bila ini terjadi, tidak memungkinkan PLN ditagih kelebihan pembayarannya. Solusinya, tagihan berikutnya akan dikurangi atau dikompensasikan. “Kalau kekurangan pembayaran, ya pemkot akan membayarnya, tapi itu kemungkinan kecil,” sebutnya.

Sementara Humas PLN Area Cirebon Amir Mahmud belum bisa berkomentar lebih jauh. Pasalnya dia belum menerima laporan dari bagian niaga PLN area. “Ya sementara tunggu saja hasil penghitungan dulu, baru kita akan tanggapi,” ucapnya, singkat. (gus)