Polda Jabar Sebut Penangkapan Andi dan Agung Terkait Keamanan Negara

ANDI-MULYA-DITANGKAP
GAGAL KE JAKARTA: Andi Mulya diamankan Tim Polda Jabar di sekitar Stasiun Kejaksan, Rabu (26/6). Foto: Istimewa

CIREBON – Kabar penangkapan terhadap dua pria yang diduga terlibat jaringan terorisme, Rabu (26/6), bikin geger. Apalagi disebut-sebut dilakukan oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri.

Info itu langsung menyebar luas melalui grup-grup WhatsApp. Polisi pun akhirnya memastikan penangkapan itu tak terkait terorisme. Juga tidak dilakukan oleh Tim Densus 88 Polri, melainkan oleh Direskrimum Polda Jabar.

Dua pria yang diamankan itu adalah Andi Mulya (62) dan Agung Nur Alam alias Abu Usamah (43). Agung Nur Alam ditangkap di depan rumahnya di Gang Karangbaru, RT 03 RW 03, Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon, sekitar pukul 05.02. Sedangkan Andi Mulya ditangkap di depan Stasiun Kejaksan, Kota Cirebon, sekitar pukul 05.45 WIB.

Baca: Dua Pimpinan Ormas Kota Cirebon Ditangkap Polda Jabar, Begini Kata Kapolres…..

Kabag Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andika saat dikonfirmasi Radar juga menegaskan, penangkapan tersebut bukan dilakukan Densus 88. “Nggak (bukan Densus 88, red). Ditangkap penyidik Ditreskrimum Polda Jabar, tepatnya Subdit 1. Masalah keamanan negara,” ujar Trunoyudo melalui sambungan telepon selular (ponsel).

Kendati telah menangkap dua terduga pelaku, pihaknya masih belum dapat memastikan terkait kasus apa yang diduga melibatkan keduanya. Penyidik, kata Trunoyudo, masih melakukan pendalaman dan akan menyampaikan perkembangannya kepada publik.

“Kasus apa, masih didalami penyidik ditreskrimum. Kita masih proses pemeriksaan. Nanti kita sampaikan perkembangannya,” jelas dia.

Trunoyudo meminta masyarakat bersabar dan menunggu informasi resmi dari Polda Jawa Barat. Penyidik memiliki waktu 1×24 jam untuk mengumumkan status hukum dua pria yang ditangkap. “Kan baru tadi pagi. Biarkan penyidik bekerja dulu secara profesional dan dan prosedur,” imbuhnya.

Pun kepada pihak keluarga terduga pelaku yang ditangkap, ia menyatakan akan segera memberitahukan kepastian penanganan perkara yang menjerat kedua pria tersebut. “Ya nanti dalam hal ini penyidik yang akan menyampaikan. Nanti pastinya penyidik memberitahu, karena ini kan sifatnya penangkapan. Pastinya sebelum 1×2 4 jam pasti diberitahu,” tukasnya.

Sebelumnya, Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Roland Ronaldy mengatakan penangkapan tersebut benar adanya. Tapi dipastikan tidak terkait kasus terorisme.

Roland juga menegaskan penangkapan tersebut bukan dilakukan oleh Tim Densus 88 Mabes Polri, melainkan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat. “Bukan soal teroris. Mereka juga ditangkap Ditreskrimum Polda Jabar,” tegas Roland saat konferensi pers di Mapolres Ciko, kemarin.

Kendati begitu, Roland menegaskan jika pihaknya tidak mengetahui detail kasus yang menjerat kedua terduga pelaku. Pihaknya hanya mendapatkan pemberitahuan dari Ditreskrimum Polda Jawa Barat perihal kegiatan penangkapan itu. “Untuk selebihnya silakan ditanyakan ke Polda Jawa Barat,” tuturnya.

Saat ini, kedua terduga pelaku, jelas Roland, telah dibawa ke Mapolda Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Sekarang sudah dibawa ke polda sekitar jam 10 pagi. Tetapi untuk perkembangn mungkin bisa berkoordinasi dengan humas Polda Jawa Barat,” jelas Roland. (day)

Berita Terkait