Polisi: Bayi Meninggal yang Viral, Bukan Tersetrum Kabel Charger Handpone

Petugas Polsek Jatibarang memeriksa lokasi bayi tersetrum.FOTO:ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Kabar viral soal bayi yang meninggal karena tersetrum kabel charger handphone, diluruskan Polres Indramayu.

Berdasarkan penyelidikan kepolisian, olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, bayi Arfan alias Af (10 bulan), bukan meninggal karena kabel charger handphone. Melainkan karena menyentuh kabel mesin pembuat adonan roti di bagian yang mengelupas.

Informasi ini, berbeda dengan video yang viral di berbagai media sosial dan media online. Yang menyebutkan bayi Arfan meninggal karena kesetrum kabel charger handphone.

Sebagai informasi, Arfan merupakan buah hati dari pasangan Madyani (MY) dan Andarwati. Keluarga kecil ini tinggal di rumah kontrakan di Blok Roma, Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Pasutri Madyani dan Andarwati merupakan warga Kabupaten Kuningan, yang merintis usaha pembuatan roti di Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoriz membenarkan kejadian meninggalnya bayi 10 bulan bernama Arfan. Dia meluruskan, Arfan meninggal bukan karena tersentrum kabel dari charger handphone, namun karena kabel dari mesin pembuat adonan roti yang mengelupas.

“Bukan kabel charger, tapi kabel mesin pembuat adonan roti yang mengelupas,” kata Yoriz, kepada Radar Cirebon.

Dari informasi pihak keluarga, Arfan dimakamkan di kampung halaman kedua orang tuanya di Kabupaten Kuningan. Kedua orang tua korban menerima dan menyatakan bahwa kejadian ini adalah musibah.

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Jatibarang, dr Ndaru Takaryanto mengungkapkan, ibu bayi tersebut sempat turut tersetrum saat menolong anaknya. Namun, tidak mengalami gajala apapun. Berbeda dengan Af (10), yang saat dibawa sudah meninggal.

“Detak jantung tidak ada, nadi di tangan tangan dan leher tidak teraba, pernafasan tidak ada, matanya dilihat udah midriasis, (tidak ada tanda tanda kehidupan),” kata Ndaru yang ditemui di Puskesmas Jatibarang.

Disebutkan dia, petugas medis sudah melakukan penanganan, tapi tidak berhasil menyelamatkan bayi malang tersebut. (oni)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait