Polisi Kejar Sejumlah Kelompok Massa, Ada Kobaran Api di Sekitar Blok A Tanah Abang

Massa aksi yang berunjuk rasa di Gedung Bawaslu kini bertahan di Jalan Pasar Tanah Abang. Mereka mulai melakukan aksi pembakaran.

Dalam laporan TVOne, api tampak membumbung di bawah gedung Blok A, Pasar Tanah Abang. Aparat kepolisian kemudian kembali menembakkan gas air mata dan mengejar warga. Sementara itu, mobil water cannon milik polisi menyemporkan air untuk memadamkan api. Belum diketahui, barang yang terbakar, sekitar pukul 01.30 WIB.

Berulang kali tembakan gas air mata terus dilepaskan polisi terhadap para peserta aksi demonstrasi yang terus melawan dengan lemparan batu sambil melarikan diri dan bersembunyi.

Petugas terus menyisir lokasi di sekitar lokasi, bahkan hingga masuk ke gang-gang kecil.

Sementara itu Jalan MH Thamrin di depan Bawaslu sudah steril dari para demonstran yang menolak hasil Pemilu 2019, dan petugas kebersihan kota berseragam oranye sudah mulai menyapu jalan. Penjagaan polisi masih sangat ketat di sana.

Beberapa jam sebelumnya polisi sudah membujuk para demonstran yang tersisa untuk meninggalkan lokasi. Izin aksi massa sebetulnya hanya sampai pukul 18.00 WIB, kemudian diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB.

Ternyata massa tidak seluruhnya meninggalkan lokasi, dan sebagian bertahan menuntut pembebasan sejumlah rekan mereka yang diamankan polisi sebelumnya karena dianggap melakukan provokasi.

Belum diketahui berapa orang yang ditahan polisi.

Upaya perundingan dengan wakil demonstran menemui jalan buntu, dan akhirnya polisi mengambil tindakan paksa dengan gas air mata lewat tengah malam tadi. (*)

Berita Terkait