Polisi Ringkus Oknum Ormas Arogan, Satu Masih Buron

ILUSTRASI

KUNINGAN-Kepolisian Resor Kuningan rupanya tak main-main dalam memberantas aksi premanisme dan perbuatan semena-mena di Kabupaten Kuningan. Ini dibuktikan dengan ditangkapnya salah satu oknum anggota ormas karena melakukan tindakan arogan di sebuah perusahaan pembiayaan atau lising di Cijoho, Jalan RE Martadinata, sekaligus menetapkan seorang pelaku lain sebagai DPO.

Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan mengatakan, pelaku berinisial IR diringkus petugas atas kejadian kericuhan di salah satu perusahaan lising Cijoho pada 27 Juli lalu. Saat itu pelaku bersama sejumlah anggota ormas berbuat onar hingga menyebabkan seorang satpam mengalami luka memar di bagian tangan dan mata.

“Tidak ada toleransi bagi pelaku onar di Kabupaten Kuningan. Baik perorangan maupun atas nama ormas atau kelompok tertentu, kalau berbuat onar, arogan dan bertindak semena-mena akan kita tindak tegas. Kami sudah amankan IR karena tindakan arogansinya mengatasnamakan anggota ormas tertentu membuat petugas satpam terluka, dan satu lagi berinisial YT kabur sehingga kita tetapkan sebagai DPO,” tegas Iman.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Syahroni menjelaskan kronoligi kejadiannya, pada Sabtu (27/7) lalu IR membawa sejumlah anggota ormasnya ke kantor BFI Finance Cijoho karena mobil cicilannya ditarik oleh pihak eksternal. Kepada petugas Satpam Danu Anugrah Mardotilah (23) yang kala itu berjaga, pelaku meminta dipertemukan dengan kepala cabang kantor finance tersebut. Namun karena mendapat jawaban yang tidak memuaskan, pelaku dan temannya berinisial YT malah berbuat onar menendeang meja satpam dan membanting tong sampah hingga berserakan hingga melakukan tindakan kekerasan terhadap Satpam Danu.

“Kala itu satpam memberi tahu bahwa hari Sabtu pelayanan hanya setengah hari. Jawaban tersebut malah ditanggapi dengan tindakan perusakan dan penganiayaan terhadap satpam tersebut. Pelaku menendang meja hingga rusak dan membanting tong sampah. Tidak hanya itu, pelaku YT menendang perut korban namun berhasil ditangkis kemudian pelaku IR menampar pipi kiri korban sekali hingga mengakibatkan korban mengalami luka memar di bagian pergelangan tangan dan bagian bawah mata,” papar Syahroni.

Usai melakukan tindakan kekerasan, pelaku dan anggota ormas tersebut pun meninggalkan kantor finance sambil berkata-kata tidak sopan. Sementara pihak korban yaitu satpam lising yang tak terima mendapat perlakuan semena-mena langsung melaporkannya ke pihak berwajib. “Atas laporan tersebut, kemudian kami tindaklanjuti dengan penangkapan pelaku IR di rumahnya. Sementara satu pelaku lain berinisial YT kita tetapkan sebagai DPO,” ujar Syahroni.

Atas perbuatan itu, pelaku IR pun kini ditahan di sel Mapolres Kuningan. Syahroni menegaskan, pelaku dijerat pasal 170 KUHP Jo pasal 351 KUHP tentang tindak pidana bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum dan tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman selama-lamanya tujuh tahun penjara. (fik)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait