INDRAMAYU– Seorang pelaku pencurian sepeda motor, Us alias Gayor (20), asal Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, ditembak petugas unit Reskrim Polsek Sliyeg, Minggu (16/11). Petugas terpaksa menembakkan timah panas ke kakinya karena berusaha melarikan diri. Dari tangan Us, petugas mengamankan dua unit sepeda motor Yamaha Vixion hasil curian.

Penangkapan Us setelah petugas berhasil mengamankan AA (22), warga Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, karena mencuri sepeda motor bersama rekannya Ab (17) di desa Segeran Lor, Juntinyuat. Ab sendiri tewas dikeroyok massa. Aksi pencurian tersebut terjadi pada Jumat (3/10) lalu.

Peristiwa tersebut bermula saat dua orang korban Rasidi (32) dan Sukani (31), warga Blok Mekarjaya, Desa Tugu Lor, Kecamatan Sliyeg, kehilangan motor karena dicuri saat diparkir di teras rumah. Keduanya kemudian mendengar kabar di Desa Segeran Lor ada maling motor yang ditangkap.

Dalam penangkapakan itu, AA mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit. Setelah sembuh dari lukanya, ia dibawa ke Mapolsek Sliyeg. Saat menjalani pemeriksaan, AA mengaku aksinya itu juga dilakukan bersama Us alias Gayor.

Kapolsek Sliyeg AKP Sunardi SH didampingi Kanit Reskrim Aiptu H Rosid membenarkan jika pihaknya telah mengamankan Us alias Gayor. “Beberapa kali petugas melepaskan tembakan peringatan agar dia menyerah, namun diabaikan sehingga petugas terpaksa menembak kakinya,” kata Sunardi.

Sunardi mengatakan, Us alias Gayor kerap melakukan serangkaian aksi pencurian sepeda motor sehingga ia jadi buruan polisi. Selain itu, dia merupakan residivis dalam kasus yang sama. Setelah keduanya ditangkap, kini pihaknya mendalami penyelidikan guna melakukan pengembangan kasus ini. (kom)