Polres Cikab Amankan 4.163 Orang Diduga Preman

Wakapolres Cirebon Kompol Jarot Sungkowo memberikan pembinaan kepada preman. Selama satu tahun, Polres Cirebon Kabupaten mengamankan 4.163 orang preman hasil operasi kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD). FOTO:CECEP NACEPI / RADAR CIRRBON
Wakapolres Cirebon Kompol Jarot Sungkowo memberikan pembinaan kepada preman. Selama satu tahun, Polres Cirebon Kabupaten mengamankan 4.163 orang preman hasil operasi kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD).FOTO:CECEP NACEPI / RADAR CIRRBON

CIREBON–Selama satu tahun, Polres Cirebon Kabupaten (Cikab) mengamankan 4.163 orang diduga preman. Ribuan diduga preman itu, diamankan dari hasil operasi kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) yang rutin dilaksanakan oleh jajaran anggota Polres Cirebon Kabupaten.

Pada tahun 2018 lalu, Polres Cirebon Kabupaten (Cikab) gencar operasi KKYD dengan sasaran premanisme. Tujuaannya untuk menjaga kondusivitas menjelang pemilu. Tidak hanya Polres Cirebon saja, jajaran polsek juga melakukan operasi KKYD.

“Dari operasi KKYD dengan sasaran premanisme ini,  ada 3.865 kasus dengan tersangka 4.163 orang. Tersangkanya hanya dilakukan pembinaan saja, kemudian kembali dibebaskan,” ujar Kapolres Cirebon Kabupaten AKBP Suhermato kepada Radar Cirebon.

Dari ribuan tersangka itu, polisi berhasil mengamankan uang senilai Rp1.361.000 yang diduga dari hasil parkir liar, pengamen, dan calo. Selain uang, polisi juga berhasil mengamankan 125 karcis parkir liar dan 261 gitar yang saat ini disita polisi sebagai barang bukti.

Selain premanisme, polisi juga menysasar penjual petasan atau kembang api dengan daya ledak tinggi. Polres Cirebon berhasil mengamankan satu kasus petasan dengan barang bukti sebanyak 1.450 butir petasan. (cep)