Polres Ciko Buru Geng Motor Bercelurit yang Bikin Resah Warga

GENG MOTOR
Ilustrasi.

CIREBON-Aparat Polsek Gunungjati masih mendalami kasus pembacokan terhadap tiga pemuda di Jalur Pantura Jalan Raya Gunungjati Kabupaten Cirebon, Minggu (24/2) lalu. Polisi meminta keterangan para korban yaang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon.

Kapolsek Gunungjati AKP Maman Suherman melalui Kanit Reskrim Ipda Wawan Hermawan, menjelaskan, kondisi para korban mulai berangsur membaik. Mereka juga sudah dapat dimintai keterangan oleh petugas.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan kepada dua korban yang dirawat di Rumah Sakit Gunung Jati, atas nama Akbar Tanjung dan Casdira, dan sekarang kondisinya sudah membaik, 3 hari lagi mungkin bisa pulang,” ujar kepada Radar Cirebon.

Dia menambahkan, hasil dari pemeriksaan terhadap para korban, pihaknya mendapatkan fakta terbaru, yakni dugaan para pelaku yang telah mengincar para korban sejak sesaat setelah keluar dari tempat karaoke di Jalan Kartini Kota Cirebon. Ketika para korban melintas di depan Stasiun Kejaksan, Jalan Siliwangi, mereka sempat dipepet peengendara sepeda motor.

“Sebelum adanya kejadian, setelah mereka keluar dari karaoke, sekitar Stasiun Kejaksan di situ ada satu motor yang mendahului mereka sambil mepet. Dari situlah mungkin mereka ngajak ribut kan, tapi tidak dilayani sama pihak korban ini dan dibiarkan begitu saja,” imbuh dia.

Berdasakran keterangan korban pula, pengendara yang menyalip itu menggunakan Yamaha Fino, berdua berboncengan. Pengenadara tersebut bahkan sempat melontarkan kata yang memancing amarah korban. “Dia nyalip sambil teriak ‘woyy’, gitu kan. Tapi para korban tetap lurus menuju ke arah Kapetakan. Mereka juga tidak ada yang mengenal karena menggunakan helm semua,” jelas Wawan.

Namun, sesampainya di Gunungjati, peristiwa pembacokan itu pun terjadi. Tiga pengendara motor, termasuk pengendara Yamaha Fino menyalip dan menyabetkan senjata tajam berupa celurit ke kepala para korban. “Saat kini, kita sedang menelusuri pelaku dan motif pembacokan tersebut,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya akan semakin mengintensifkan upaya pencegahan dengan patroli dan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD). Pihaknya sebenarnya telah melakukan penangkapan beberapa pelaku kejahatan jalanan. “Makanya dua bulan terakhir ini sudah adem sebenarnya, kami juga tidak menyangka tahu-tahu sekarang ada kejadian lagi,” terangnya. (day)

Berita Terkait