PPDB SMA, Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Sebut Belum Ada Pengaduan

ILUSTRASI-Siswa Baru

CIREBON-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK/SLB 2019 telah berakhir. Siswa baru sudah mulai masuk sekolah dan mengikuti MPLS. Pada proses PPDB tidak sedikit permasalahan yang timbul. Mulai penerapan sistem zonasi yang banyak dikeluhkan banyak pihak, terutama orangtua calon siswa, serta jalur-jalur di luar itu.

Kasi Pengawasan KCD Pendidikan Provinsi Jabar Wilayah X Sri Unaeni SE menjelaskan untuk berbagai keluhan ini pihaknya sudah membuka layanan pengaduan. Tujuannya agar bila ada permasalahan bisa langsung ditangani. Mulai dari di sekolah masing-masing, KCD sampai ke disdik provinsi. “Iya itu hak dari masyarakat dan dilindungi oleh undang-undang,” ungkapnya kepada Radar Cirebon.

Namun sampai berakhirnya proses PPDB dan sekarang dimulainya kegiatan MPLS, pihaknya belum menerima satu aduan pun. Tapi dengan hal itu bukannya tidak ada aduan tidak ada, pada tingkat sekolah kemungkinan itu bisa saja ada. Terkait layanan pengaduan yang ada di sekolah, pihaknya juga belum menerima laporan tembusannya.

Diyakininya, kalaupun ada pengaduan di sekolah, bisa jadi pihak sekolah sudah bisa menyelesaikannya. Sehingga tidak perlu lagi ditangani oleh KCD maupun provinsi. “Untuk lebih jelasnya bisa langsung ke sekolah, ke layanan pengaduan PPDB setempat,” imbuhnya.

Sementara Kasi Pelayanan Data Drs H Tatang Sontani MPd menambahkan, sebanyak 4.604 siswa baru SMA/SMK/SLB negeri diterima dan sudah mulai masuk sekolah. Ini sudah termasuk jalur zonasi, prestasi dan perpindahan tugas orangtua, serta yang masuk dalam PPDB offline. “Data per hari Senin (kemarin) ini 4.604 siswa, ini yang kami terima dari sembilan SMA negeri, dua SMK negeri dan satu SLB,” pungkasnya. (gus)