PSI Targetkan 2 Kursi di Parlemen Daerah

YAKIN LOLOS: DPD PSI Kuningan menargetkan sebanyak dua kursi untuk DPRD Kabupaten Kuningan. FOTO: agus panther/RADAR KUNINGAN
YAKIN LOLOS: DPD PSI Kuningan menargetkan sebanyak dua kursi untuk DPRD Kabupaten Kuningan. FOTO: agus panther/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN–DPD PSI Kuningan menargetkan sebanyak dua kursi untuk DPRD Kabupaten Kuningan. Target itu berdasarkan dengan potensi suara kader potensial yang tersebar di beberapa Dapil Kuningan. “Sebetulnya kita punya target itu 2 duduk di legislatif.

Tapi melihat kondisi yang berkembang saat ini, kita sebetulnya khawatir dengan data pemilih suara kita yang kebetulan tidak dikawal,” sebut Ketua DPD PSI Kuningan, Asep S Sonjaya Purnama saat ditemui di kantor partainya, Sabtu (20/4).

Dia mengakui, karena keterbatasan finansial maupun relawan sehinggga pengawalan suara tidak dapat dilakukan di semua TPS se-Kabupaten Kuningan. Namun PSI Kuningan akan mengawal suara partainya ketika dilakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan atau PPK.

“Makanya saya kembalikan lagi, dengan kepercayaan saya ke lembaga KPU maupun lembaga Bawaslu yang mengawal pemilu mudah-mudahan kredibel. Kita ada tim untuk mengawal itu, tapi hanya sebatas di PPK saja,” ungkap dia.

Intinya lanjut, Asep, PSI Kuningan sudah berikhtiar semampu mungkin dengan kekuatan kawan-kawan relawan maupun kader partai. “Kita di PSI tidak ada saksi di TPS. Sehingga itu menyulitkan kita untuk mendapatkan data secara cepat dan tepat, kalau data beberapa TPS sih ada,” ujarnya.

Menurutnya, kader-kader PSI merupakan anak-anak muda dengan idealisme yang tinggi. Kontestasi politik ini semoga dapat dijadikan sebagai pembelajaran, untuk membentuk karakter kader PSI untuk tahun 2024 nanti.

“Harus tetap semangat, tetap idealis, walaupun dengan segala keterbatasan. Sebab segala sesuatu tidak dilihat dari banyaknya materi, tidak dilihat dari banyaknya grassroot, tapi dilihat dari sampai titik mana kita bisa mengabdi kepada masyarakat,” tegasnya.

Apakah kader-kader PSI di Kuningan akan tetap bertahan di partainya atau hijrah ke partai lain usai tidak masuk ambang batas di Senayan RI, Asep menyebut, harus melihat dulu regulasi pemilu di lima tahun mendatang.

“Kita lihat lima tahun kedepan, apakah kita akan tetap solid di PSI atau ada perahu lain. Lima tahun kedepan itu peraturan seperti apa, apakah PSI bisa tetap ikut kembali, atau tidak. Kalau bisa ikut serta kembali, ya saya tetap di PSI, jadi tidak bisa menerka-nerka kedepan seperti apa,” katanya.

Terkait hasil Pileg di daerah sendiri, pihaknya hingga kini masih menunggu hasil resmi dari KPUD Kabupaten Kuningan. “Internal partai kebetulan belum mendapatkan data lengkap, jadi mudah-mudahan nanti setelah ada pleno di PPK mendapatkan data lebih komprehensif. Jadi nanti akan diketahui, caleg dari PSI itu ada yang lolos atau tidak ke legislatif,” terangnya.

Dia menganggap, bahwa semua potensi dan upaya kader-kader partai maupun para relawan sudah dilakukan untuk memenangkan kontestasi politik 2019 ini. “PSI dengan segenap kemampuan, berusaha, ikhtiar dilakukan dengan kawan-kawan semua baik caleg maupun kader kami sudah maksimal. Lalu dengan keterbatasan finansial, anak-anak muda PSI di Kabupaten Kuningan sangat luar biasa,” tutupnya. (ags)