Pulang dari Musala Kaget Pagar Rumah Sudah Terbuka, Vario pun Raib

David menunjukkan lokasi di mana motornya raib diembat maling. INZERT: Pagar rumah yang diduga dibuka oleh maling saat melancar aksi. FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
David menunjukkan lokasi di mana motornya raib diembat maling. INZERT: Pagar rumah yang diduga dibuka oleh maling saat melancar aksi.FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON-David Maulana Kudlee terkejut. Saat kembali dari musala, pria 21 tahun itu merasa ada yang tak beres. Pagar rumahnya di Blok Pasar Minggu, Griya Makmur  RT 01 RW 01, Desa Palimanan Timur, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon  sudah terbuka. Penasaran, ia pun bergegas ke halaman rumah. Nyata, motor Honda Vario bernopol E 2351 HJ sudah raib.

David menceritakan, Sabtu petang lalu (20/4) ia menuju musala untuk menunaikan Salat Magrib. Musala itu dekat rumahnya. Usai Salat Magrib, David tak langsung pulang. David memutuskan mengikuti pengajian malam nisfu sya’ban. “Musala itu dekat rumah. Saat saya ke musala, pagar ditutup, tapi tidak terkunci. Karena malam nisfu sya’ban, saya ngaji dulu dan sekalian isya di musala,” kata David, kemarin.

Sekitar pukul 19.15, ia kembali ke rumah. Di situlah ia dikagetkan dengan kondisi pagar rumah yang sudah terbuka. “Dan setelah masuk halaman rumah, motor yang diparkir di samping rumah sudah gak ada. “Saya keluar cari, tanya ke tetangga samping kiri. Bilang tidak ada motor lewat. Kami menduga pelaku kabur ke arah Pasar Minggu. Saya coba cari sampai ke Dukupuntang dan teman juga cari ke utara, tapi belum ketemu sampai sekarang,” ujarnya.

David meyakini saat itu kaburnya pelaku belum jauh. Pasalnya, motor dalam kondisi tidak ada bahan bakar bensin. “Siangnya itu kan saya habis dari Pasar Jasatru. Rencananya selesai Salat Isya beli bensin karena sudah mau habis. Eh malah hilang. Kemungkinan maling tidak jauh (kaburnya, red) karena bensin mau habis,” ucap David.

Selain mencari di jalan, korban juga sempat menanyakan ke gurunya yang dianggap sebagai orang pintar. Dari petunjuk sang guru, diyakini kalau motor milik David masih berada di dalam rumah pelaku dan belum dijual. Bahkan, saat memcuri motor korban, pelaku mengalami kesulitan.

“Saya tanya ke guru saya, katanya motor belum jauh dan masih disimpan di rumah pelaku. Pelaku juga kesulitan karena bensin habis. Kata guru saya sih pelaku ada niat mau mengembalikan. Semoga saja benar. Saya juga belum lapor polisi, masih upayakan cari sendiri dulu,” aku Davidu. (cep)