Puncaki Grup A Piala AFF U-18, Timnas Belum Tahu Lawan Siapa di Semifinal 

Piala AFF U-18
Pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini tersenyum ketika konferensi pers usai melawan Myanmar, Rabu sore (14/8). FOTO: BOLA.COM

HO CHI MINH – Laga terakhir Indonesia U-18 di Grup A pada Piala AFF U-18 berakhir imbang. Ya, saat melawan Myanmar U-18, Indonesia bermain imbang 1-1 di Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh, Vietnam, Rabu sore WIB (14/8). Myanmar mencetak gol lebih dulu melalui Hein Htet Aung. Skuad Indonesia U-18 mampu membalas melalui Rizky Ridho Ramadhani.

Hasil ini membuat pasukan Garuda Nusantara lolos ke semifinal dengan status sebagai juara Grup A. Sedangkan Myanmar menjadi runner-up Grup A, dan lolos juga ke semifinal.

Sayangnya, Indonesia dan Myanmar belum bisa menebak calon lawan dari Grup B karena dua tiket semifinal masih menjadi rebutan tiga tim. Yakni, Malaysia, Australia, dan Vietnam. Penentuan juara dan runner-up Grup B masih menunggu laga terakhir, yang berlangsung 15 Agustus 2019 alias besok.

Dari statistik, Vietnam saat ini mengoleksi 7 poin dan tertinggal 2 poin dari Malaysia dan Australia. Vietnam akan bertanding melawan Kamboja. Di atas kertas, Vietnam sepertinya akan mendapat tambahan poin 3 menjadi 10 dengan mengalahkan Kamboja.

Sementara itu, pemuncak Grup B, Malaysia, akan menghadapi pertandingan tidak mudah, yakni melawan Thailand yang sudah tersingkir. Malaysia harus menang.

Sebab, kalau bermain seri dan Vietnam menang melawan Kamboja, perolehan poin Malaysia dan Vietnam sama-sama 10 poin. Namun, Vietnam unggul dalam head to head karena sudah mengalahkan Malaysia 1-0.

Sementara itu, Australia juga harus menang melawan Singapura untuk mengamankan tiket, kecuali Malaysia kalah dari Thailand.
Jika Malaysia dan Australia sama-samam memetik hasil imbang dan Vietnam menang, maka tiga tim sama-sama mengoleksi 10 poin. Tapi, secara head to head Australia sudah mengalahkan Vietnam.

Prediksinya, selisih gol akan menjadi penentu klasemen jika kondisinya seperti itu. Yang jelas, Myanmar dan Indonesia belum bisa memilih calon lawan di semifinal. (mid)