PUPR: Saluran Air Ditutup Picu Jalan Cepat Rusak

jalan-panguragan-klangenan-(5)
PARAH: Jalan penghubung Kecamatan Klangenan dengan Panguragan rusak parah bertahun-tahun. Foto: Deny Hamdani/ Radar Cirebon

CIREBON – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Cirebon meminta agar warga masyarakat menjaga jalan yang baru diperbaiki agar tidak rusak kembali. Kabid Peningkatan Jalan dan Jembatan DPUPR Kabupaten Cirebon, Hidayat, mengatakan, sudah seharusnya warga masyarakat bisa menjaga jalan yang telah diperbaiki.

“Tentunya ini tugas kita bersama untuk memelihara jalan, dan menjaga jalan agar tidak rusak kembali, atau agar jalan tidak berumur pendek,” ujar Hidayat, kemarin.

Menurutnya, banyak warga yang sengaja menutup saluran air di pinggir jalan, sehingga ketika hujan air menggenangi dan bisa merusak jalan. Penutupan saluran air itu kadang digunakan untuk usaha atau berdagang maupun keperluan lainnya. Sehingga saat hujan, air tidak masuk ke saluran dan air menjadi tergenang.

“Dengan demikian, warga yang menutup saluran air pinggir jalan yang membuat usia jalan menjadi pendek. Itu yang sering menyebabkan jalan yang baru saja selesai diperbaiki, lalu kembali rusak.  Tapi masyarakat selalu berpandangan buruk dan menyalahkan kami, tidak melihat itu yang menutup saluran air siapa,” katanya.

Untuk menjaga kualitas jalan juga, kata Hidayat, harus didasari kesadaran warga; kesadaran memiliki jalan. Kalau sudah merasa sadar memiliki jalan, maka warga akan semaksimal mungkin menjaga jalan dari kerusakan.

“Dalam pengerjaan jalan kami selalu mengutamakan kualitas dari hasil perbaikan jalan. Yang paling utama kita pastikan adalah kualitasnya sesuai. Kita tidak ingin kualitas perbaikan yang buruk sehingga menghasilkan jalan yang berumur pendek,” pungkasnya. (sam)