“Ranjau Darat” Ancam Warga, Jalur Maja-Cihaur Mulai Banyak Lubang

RANJAU DARAT: Jalur utama Maja-Cihaur banyak terdapat lubang yang mengancam keselamatan pengguna jalan. FOTO: BUDI HARYANTO/RADAR MAJALENGKA
RANJAU DARAT: Jalur utama Maja-Cihaur banyak terdapat lubang yang mengancam keselamatan pengguna jalan. FOTO: BUDI HARYANTO/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Akibat terus-terusan diguyur hujan lebat sejak awal Januari, ruas jalan utama Maja-Ciahur mengalami kerusakan. Bahkan, di beberapa titik jalan dalam kondisi sangat membahayakan masyarakat.

Pantauan Radar Cirebon, kerusakan jalan terjadi mulai arah ibu kota Kecamatan Maja menuju ke Desa Wanahayu dan Blok Sumpingayu Desa Cihaur. Hampir di sepanjang jalur utama itu banyak terdapat lubang cukup dalam.

Bahkan ada jalan berlubang yang dipasangi tumpukan ban bekas atas inisiatif warga setempat. Tujuannya sebagai tanda peringatan agar para pengguna jalan untuk berhati-hati.

“Kerusakan yang cukup parah ini jelas membahayakan kami pengguna jalan. Kondisinya mirip ranjau darat saja,” ujar warga bernama Didi Sukardi.

Kondisi paling parah terjadi bila malam hari. Ancaman bagi pengguna jalan yang kurang waspada terutama saat hujan lebat.

Jalan membahayakan keselamatan. Selain karena situasi gelap, jalan berlubang tertutup oleh genangan air hujan sehingga tidak terlihat.

Menurut keterangan warga sudah banyak pengendara sepeda motor terjerembab masuk ke lubang jalan yang menganga cukup dalam itu.

Kejadian serupa tidak saja dialami oleh pengendara sepeda motor, akan tetapi kendaraan roda empat. Banyak sopir yang kurang  hati-hati terperosok ke lubang jalan.

Warga meminta pemkab segera memperbaiki karena jalan tersebut merupakan jalur utama Kota Majalengka-Cikijing yang siang dan malam cukup ramai dilalui. (har)