oleh

Rapat Pleno Lagi, DPC PDI Perjuangan Revisi Putusan

-Kota Cirebon-72 views

CIREBON–Politisi PDI Perjuangan, Edi Suripno MSi mengamankan posisi ketua fraksi di DPRD Kota Cirebon. Surat yang diterbitkan DPC PDI Perjuangan, ditarik lagi dan direvisi.

Selasa malam (10/9), DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon menganulir hasil pleno dan memutuskan Edi Suripno sebagai Ketua Fraksi, Cicip Awaludin sebagai Wakil Ketua Fraksi, Imam Yahya Sekretaris. Sedangkan Benny Sujarwo, Neneng dan Fitria Pamungkaswati sebagai anggota fraksi.

Sekretaris DPC PDIP Kota Cirebon Imam Yahya mengatakan, keputusan DPC berdasarkan hasil konsultasi kepada DPD PDIP Jawa Barat dan DPP PDIP. Meskipun DPP tidak menerbitkan SK, namun konsultasi DPP dianggap sebagai rekomendasi. “Hasil konsultasi ke DPD dan DPP sudah mewakili dan dianggap sah,” katanya.

Karena ada perubahan komposisi fraksi, DPC menarik kembali surat komposisi fraksi yang sudah dilyangkan ke setwan Senin (9/10), dan menyerahkan revisi komposisi fraksi. Rabu (11/9) surat revisi tersbeut dikirimkan ke Sekretariat DPRD. “Tadi siang kita sudah menyerahkan surat terbaru tentang komposisi fraksi ke setwan,” tuturnya.

Di lain pihak, keputusan mengubah komposisi fraksi sepertinya tidak menghentikan polemik. Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Lemahwungkuk Sugiyono menyesalkan sikap DPC PDI Perjuangan yang mengirimkan surat komposisi fraksi tapi tidak berdasarkan rekomendasi dari DPP PDIP. “DPC bikin rapat dan memutuskan sendiri. Padahal ada aturannya dan jelas di situ,” ujarnya.

KENAPA KETUA FRAKSI DIPEREBUTKAN?

Menjadi ketua fraksi di lembaga parlemen bukan sekadar gengsi. Atau tidak sekadar asal dapat jabatan. Rupanya, posisi ini banyak diincar karena sangat strategis. Sumber Radar di Griya Sawala menjelaskan, anggota dewan berebut posisi sebagai ketua fraksi, salah satunya karena mengincar posisi di Badan Anggaran. Dan di banggar itulah dibahas anggaran selama kurun waktu satu tahun. “Di situ posting anggaran. Mereka paham termasuk peluang untuk aspirasi,” katanya.

Sementara itu, di Griya Sawala DPRD kemarin relatif sepi. Sebagian anggota DPRD sedang konsultasike Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kabarnya konsultasi ini membahas tentang alat kelengkapan dewan termasuk pembahasan tata tertib. (abd)

News Feed