Realisasikan CORR, DPRD Bentuk Pansus

Kendaraan melintasi Fly Over Pegambiran. Akses ruas jalan ini nantinya terkoneksi dengan CORR. FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON
Kendaraan melintasi Fly Over Pegambiran. Akses ruas jalan ini nantinya terkoneksi dengan CORR.FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBONCirebon Outer Ring Road (CORR) menjadi program mercusuar Pemerintah Kota Cirebon yang sampai saat ini belum terwujud. Padahal, megaproyek ini sudah digagas sejak era kepemimpinan Walikota Subardi SPd.

Anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN) Dani Mardani SH MH meminta pemerintah kota menaruh perhatian pada proyek ini. Dia menginginkan ada pembahasan serius, termasuk bagaimana mencari sumber dana pembebasan lahan serta konstruksinya. “Kita berharap CORR bisa mulai dibahas lagi dan diwujudkan,” katanya.

Dia yakin, pertumbuhan pembangunan di wilayah selatan Kota Cirebon bakal signifikan ketika CORR ini diwujudkan. Akses akan lebih cepat dan berpeluang membentuk sebuah Kawasan baru, juga pemecah pusat keramaian. “Jadi ini bisa menanggulangi kemacetan di kota juga. Ini bisa jadi solusi untuk banyak hal,” ucapnya.

Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Harjamukti ini menyayangkan, eksekusi proyek CORR yang terus tertunda. Meksi sudah ada estimasi pembebasan lahan dengan appraisal, tapi diyakini saat ini harganya berubah jauh. “Dari segi anggaran pasti nambah,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Walikota, Drs H Nashrudin Azis SH mengaku, berkeinginan mewujudkan proyek CORR di periode kedua kepemimpinannya. Sebab, CORR adalah cita-cita besar Walikota Subardi, dan ini menjadi kesempatan bagi eksekutif legislatif berharap selambat-lambatnya 2020 bisa terlaksana. “Kalau perlu, seminggu sekali kita bahas ini. Bisa saja bentuk pansus (panitia khusus) CORR,” tandasnya.

Pembangunan CORR, menurut dia, memang sangat kompleks. Mulai dari pembebasan lahan, anggaran pembangunan dan itu diatur perundang-undangan yang berlaku. Karenanya walikota berharap ada hubungan intens persoalan CORR. “Kalau memungkinkan perlu dibuat pansus untuk dirancang, ayo kita jalankan dari sekarang,” ujarnya.

Dia meyakini, dengan dukungan DPRD, anggaran pembebasan lahan bisa tersediakan di APBD dan halangan proyek ini bisa terlampaui. Seperti diketahui, pembebasan lahan untuk CORR selalu jadi batu sandungan. Mengingat pelaksanaan proyek dengan pembiayaan APBD dan APBN, mengharuskan adanya kontribusi pemerintah daerah terutama untuk pembebasan lahannya.

Dari hasil appraisal anggaran pembebasa lahannya saja mencapai Rp100 miliar. Diperkirakan untuk menuntaskan proyek ini, dibutuhkan dana lebih Rp300 miliar. CORR merupakan pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan wilayah selatan Kota Cirebon dengan utara.

Untuk tahap pertama adalah rute Wanacala-Argasunya, yang dilanjutkan di tahap kedua yakni, Argasunya-Jl Ciremai Raya dan terhubung dengan Jl Brigjen Dharsono (By Pass) tepatnya di Kelurahan Larangan. (abd)

Berita Terkait