Rekrutmen P3K Tak Mungkin Awal Tahun

ilustrasi-pns
ILUSTRASI-PNS

CIREBON-Meskipun keinginan dari Menpan RB Komjen Pol Drs Syafrudin MSi agar rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dilaksanakan awal tahun 2019, tapi nampaknya tak mungkin dilaksanakan. Pasalnya, rekrutmen P3K memerlukan proses cukup lama seperti halnya rekrutmen CPNS.

“Sekarang saja untuk rekrutmen CPNS belum selesai. Sedangkan rekrutmen P3K memerlukan proses yang cukup matang,” ujar Kabid Pengadaan, Pemberhentian serta Informasi BKPSDM Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto MSi kepada Radar Cirebon.

Novi mengakui, Menpan RB sangat menginginkan agar rekrutmen P3K bisa dilaksanakan di awal tahun 2019. Karena pihaknya harus tahu dulu kebutuhan pegawai di lingkungan Pemkab Cirebon. Itupun punya mekanisme. Belum lagi proses-proses lainnya, sehingga tidak bisa langsung dilakukan. Butuh tahapan-tahapan juga persis seperti rekrutmen CPNS.

P3K sama seperti PNS. Namun P3K ini tidak dibatasi oleh umur para pesertanya. “Hampir mirip ya. Kalau PNS peserta rekrutmen dibatasi usia 35 tahun. Namun untuk P3K ini tidak ada batas umur, yang penting jangan melampaui usia pensiun,” tuturnya.

Adanya rekrutmen P3K di Kabupaten Cirebon karena sangat dibutuhkan. “Salah satunya bagi honorer K2 yang usianya di atas 35 tahun. Sehingga tidak bisa mengikuti rekrutmen CPNS, bisa ikuti rekrutmen P3K. Bukan hanya K2 saja tetapi honorer lainnya juga bisa,” ungkapnya.

Salah satu tenaga honorer Kabupaten Cirebon, Kusnadi mengatakan, dirinya sangat berharap agar perekrutan P3K bisa segera dilakukan. “Kemarin saya mau ikut rekrutmen CPNS. Tapi terbentur usia, karena usia saya sudah 39 tahun. Jadi, mudah-mudahan dengan ada rekrutmen P3K ini, diharapkan saya bisa lolos,” ujarnya. (den)