Roda Lion Air Amblas, Begini Penjelasan Operasional Lion Air Penerbangan JT-264 Rute Surabaya Menuju Balikpapan

Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi terkait layanan Lion Air penerbangan JT-264 rute Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB) tujuan Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (BPN), bahwa operasional dijalankan sesuai dengan prosedur.

Penerbangan JT-264 telah dipersiapkan dengan baik dan akan diberangkatkan menggunakan pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LHW dengan total membawa 195 penumpang serta tujuh kru.

Pesawat PK-LHW sudah menjalani prosedur pemeriksaan sebelum dioperasikan (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight). Penerbangan JT-264 memiliki jadwal berangkat pukul 08.30 WIB. Pada 08.33 WIB seluruh penumpang sudah berada di kabin (finish boarding) serta pintu pesawat sudah ditutup.

Ketika pesawat menuju landas pacu (runway), sekitar pukul 09.20 WIB pesawat tidak bisa bergerak (stuck) di landas hubung atau tempat dimana pesawat menunggu antrian (taxiway). Dalam kondisi ini, kinerja pesawat dan indikator masih menunjukkan normal. Oleh karena itu, guna memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, pilot memutuskan menunda keberangkatan JT-264 dan segera menginformasikan kepada petugas layanan darat (ground handling) serta teknisi guna melakukan pemeriksaan.

Setelah dilakukan pengecekan, stuck terjadi pada roda bagian belakang (mainwheel) yang mengalami kendala amblas di aspal area taxi out.

Dengan kerjasama yang baik antara petugas Lion Air, pengelola bandar udara, perusahaan layanan darat dan berbagai pihak, pesawat PK-LHW berhasil dilakukan penarikan (towing) menggunakan kendaraan penarik pesawat (pushback car) pukul 09.53 WIB. Pesawat kembali menuju landas parkir (apron).

Pada saat posisi pesawat sudah berada sempurna di landas parkir, kru serta penumpang diturunkan dan diarahkan menuju ruang tunggu keberangkatan. Lion Air telah menginformasikan penundaan keberangkatan JT-264. Sebagai bagian upaya pelayanan terbaik, Lion Air memberikan kompensasi keterlambatan (delay management) sesuai ketentuan.

Lion Air juga memfasilitasi apabila penumpang JT-264 akan melakukan pengembalian dana (refund)atau perubahan jadwal berangkat (reschedule) menurut aturan yang berlaku.

Saat ini, teknisi masih melakukan pengecekan kembali pada pesawat PK-LHW. Hal ini sudah menjadi standar operasional prosedur (SOP) guna memastikan kondisi pesawat laik terbang.

Dalam tujuan lebih menjaga kenyamanan. Penerbangan JT-264 diberangkatkan kembali menggunakan armada Lion Air yang lain, yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LJG yang membawa tujuh kru serta 195 penumpang. Pesawat lepas landas pukul 11.37 WIB dan diperkirakan tiba di Balikpapan pada 14.00 WITA.

Lion Air akan meminimalisir akibat yang timbul dari keadaan tersebut, supaya operasional rute Lion Air lainnya tidak terganggu. (*)