oleh

Rombak Kabinet demi Jaga Pamor

LONDON – Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron mulai mempersiapkan jalannya menuju pemilu 2015. Demi menyelamatkan citra dan pamornya di mata publik, politikus 45 tahun itu merombak kabinet koalisi pimpinannya yang tak populer. Tapi, dia mempertahankan sedikitnya tiga politisi dari Partai Konservatif pada posisi penting.

Menteri Keuangan George Osborne termasuk anggota kabinet yang bertahan pada jabatannya. Dua politikus lain yang tidak terkena perombakan adalah Menteri Luar Negeri William Hague dan Menteri Dalam Negeri Theresa May. “Saya akan mengakhiri kecemasan yang selama ini terus membayangi kabinet dan membuka lembaran baru yang lebih baik,” tegas Cameron kemarin (4/9).

Selain mempertahankan tiga menteri kunci, Cameron mengabaikan seruan agar mengubah kebijakan pemerintah. Terutama, kebijakan yang berkaitan dengan perekonomian. Di sisi lain, dia mau menuruti saran untuk menjauhkan kabinetnya dari skandal penyadapan media. Kemarin dia mencopot Menteri Kebudayaan Jeremy Hunt yang disebut-sebut dekat dengan James Murdoch, anak taipan Rupert Murdoch.

Agar tidak terseret lebih jauh dalam skandal penyadapan yang mengguncang pemerintahan Cameron tersebut, Hunt dimutasi sebagai menteri kesehatan. Sebagai penggantinya, suami Samantha itu menunjuk Maria Miller. Perempuan yang semula menjabat menteri muda urusan kesejahteraan rakyat itu kini menduduki pos menteri kebudayaan.

Selain itu, Cameron juga melengserkan Andrew Mitchell dari jabatan International Development Secretary. Kini, dia menjabat chief whip, pejabat tinggi pemerintah urusan parlemen di bawah Kementerian Keuangan. “Andrew menjalankan tugasnya dengan sangat baik dan saya yakin, dia akan memberikan dampak yang baik bagi parlemen,” kata Cameron. (AP/AFP/hep/dwi)

News Feed