Rp11 Juta dan Emas Raib, Siang Bolong Maling Aksi di Rumah Warga, Terekam Kamera CCTV

Yanto, aparat Desa Kabarepan menunjukkan pagar dan rumah yang dibobol maling. INZERT: Kedua pelaku sempat terekam kamera CCTV. Keduanya kabur dengan membawa uang Rp11 juta dan perhiasan emas. FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
Yanto, aparat Desa Kabarepan menunjukkan pagar dan rumah yang dibobol maling. INZERT: Kedua pelaku sempat terekam kamera CCTV. Keduanya kabur dengan membawa uang Rp11 juta dan perhiasan emas.FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON-Dua pelaku pencurian beraksi di rumah milik Yoyo (50), warga RT 01 RW 07, Blok Karangtengah, Desa Kabarepan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Dari dalam rumah itu, kedua pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sebanyak Rp11 juta dan perhiasan emas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Cirebon, peristiwa tersebut diketahui pertama oleh pemilik rumah saat pulang kerja Sabtu (14/9) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat masuk rumah, korban dikagetkan dengan pintu rumah yang terbuka. Dia ditambah panik saat tahu ada bekas congkelan linggis. Korban langsung bergegas masuk ke dalam rumah.

Dia tambah kaget karena pintu kamar miliknya juga dicongkel. Kamar pun berantakan. Semua barang di dalam lemari dikeluarkan semua oleh pencuri. “Saat cek kamar, baju dan barang yang di dalam lemari keluar semua berantakan. Diduga ini ulah pelaku yang mencari barang berharga milik korban,” ujar Yanto, mandor desa setempat.

Korban sempat mencari barang berharga yang disimpan di lemari. Dan ternyata uang serta perhiasan miliknya ludes dibawa oleh maling. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke tetangga, kemudian dilaporkan ke aparat desa dan kepolisian.

“Saat itu saya di rumah, dapat telepon dari tetangga korban. Kemudian saya langsung telepon polsek dan menuju lokasi kejadian. Ternyata benar. Semua masih berantakan. Katanya yang hilang uang Rp11 juta dan sejumlah perhiasan,” cerita Yanto.

Di lokasi kejadian, kata Yanto, polisi juga melakukan olah TKP. Sejumlah pintu dan lemari bekas congkelan diperiksa oleh polisi dan difoto untuk dokumentasi dan bahan penyelidikan. Masih di rumah itu, ternyata aksi pelaku saat masuk ke rumah korban juga terekam CCTV dari rumah tetangga.

“Terekam sama kamera CCTV depan rumah tetangga. Tapi, rekaman cukup jauh. Dari rekaman itu, pelaku masuk melalui pintu pagar depan yang tidak terkunci. Ada dua orang dengan membawa motor bebek, jaket hitem yang nyetir dan baju abu-abu bonceng bawa tas. Mereka masuk sekitar pukul jam satu (13.00, red),” katanya.

Menurut Yanto, awal masuk kedua pelaku membawa tas. Namun, satu orang keluar untuk memantau lokasi di luar. Sedangkan satu pelaku lagi sebagai eksekutor yang mencari barang berharga. Sekitar 20 menit, pelaku pun keluar dari rumah.

Sementara Kapolsek Depok AKP Sakur yang disampaikan oleh Ipda Wahyu mengakui ada kejadian tersebut. Tapi pihaknya sampai kemarin masih menunggu korban untuk melaporkan kejadian tersebut. “Sampai sekarang (kemarin, red) korban belum laporan ke sini. Baru anggota saja sudah ke sana untuk olah TKP usai kejadian itu,” kata Wahyu. (cep)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait