Sakit Hati Ditegur saat Pesta Miras, Rumah Kuwu Kubangdeleg Dilempar Bom Molotov

2 Pelaku Diciduk Polisi

Jamilah menunjukkan tanda hitam sisa kebakaran dari bom molotov yang dilemparkan ke rumah mereka. FOTO:ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON
Jamilah menunjukkan tanda hitam sisa kebakaran dari bom molotov yang dilemparkan ke rumah mereka.FOTO:ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON-Rumah Kuwu (Kepala Desa) Kubangdeleg, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon Agus Dustam diteror bom molotov. Pelaku melemparkan bom molotov yang terbuat dari botol minuman kaca berisi bensin yang diberi sumbu. Bom itu nyaris membakar rumah dan mobil milik Agus.

Menurut keterangan Jamilah (62), istri Agus, kejadian itu terjadi Selasa pagi (18/6) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu dia mendengar beberapa tetangganya yang berteriak ada api di bagian teras rumahnya. “Saya langsung keluar dan lihat ada api di bagian depan. Saat itu api di teras dan ada yang di jendela ruang tamu. Saya panik lalu bangunin orang rumah,” ujarnya.

Api pun tidak sampai membesar. Dibantu warga dan anggota keluarga, api berhasil dipadamkan. Polisi pun segera datang melakukan olah TKP untuk mengungkap kasus tersebut. “Yang terbakar itu sepasang sepatu. Untung ketahuan. Kalau tidak, ya bisa kena rumah dan mobil. Bisa kebakaran,” katanya.

Diceritakan Jamila, sebelum kejadian sempat terjadi insiden di mana suaminya membubarkan pesta miras sekumpulan oknum anak muda di Desa Kubangdeleg. “Kalau rumah ini kan (rumah yang diteror, red) letaknya di Desa Karanganyar. Jadi suami awalnya saat di Desa Kubangdeleg, pernah bubarin anak-anak yang lagi mabuk-mabukan. Mungkin dari situ kemudian sakit hati dan dendam,” jelas Jamila.

Sementara itu, insiden tersebut membuat suasana begitu tegang. Puluhan anggota dari Polres Cirebon Kabupaten (Cikab) dan Polsek Zona Timur siaga di wilayah Karangwareng. Salah satu sumber Radar Cirebon di internal kepolisian saat ditemui di Polsek Karangsembung mengatakan dua pelaku sudah diamankan.

Menurutnya, salah satu pelaku berasal dari Kecamatan Susukanlebak dan kini dalam penanganan penyidik dari Satreskrim Polres Cirebon Kabupaten dan Polsek Karangsembung. “Kita (Polsek Karangsembung) hanya bantu pengamanan. Ada satu warga Kecamatan Susukanlebak dan satu lagi dari Karangwareng terduga pelakunya. Situasi sendiri saat ini sudah kondusif,” ungkap sumber Radar Cirebon.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Cirebon Kabupaten AKP Kartono Gumilar saat dikonfirmasi Radar Cirebon mengatakan belum bisa menyampaikan terlalu banyak perihal peristiwa tersebut. Menurut kasat, pihaknya masih melakukan pendalaman. “Masih kita lakukan penyelidikan, nanti disampaikan lagi hasilnya,” singkat Kartono. (dri)