Satu Desa Satu Hafiz Quran Perkuat Visi Remaja, Bupati Indramayu Canangkan Program Baru

HAFIZ ALQURAN: Saat Safari Ramadan, Bupati Supendi mencetuskan berbagai program baru, salah satunya program satu desa satu hafiz Alquran. FOTO: Kholil/Radar Indramayu
HAFIZ ALQURAN: Saat Safari Ramadan, Bupati Supendi mencetuskan berbagai program baru, salah satunya program satu desa satu hafiz Alquran.FOTO: Kholil/Radar Indramayu

INDRAMAYU-Bupati Indramayu, Drs H Supendi MSi merencanakan program satu desa satu hafiz Alquran.

Program ini tercetus dalam rangka menciptakan generasi qurani di Bumi Wiralodra sekaligus mendukung visi Indramayu Religius Maju Mandiri dan Sejahtera (Remaja).

“Program satu desa satu hafiz quran ini tak lain untuk mewujudkan generasi penerus yang cinta dengan Alquran selaras dengan niatan menjadikan masyarakat Kabupaten Indramayu yang religius.

Para penghafal Alquran ini diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat di wilayahnya,” terangnya saat berkeliling pada kegiatan Safari Ramadan 1440 H di wilayah eks Kawedanan Haurgeulis dan Kandanghaur.

Karena itu, pihaknya meminta para kuwu untuk mendukung program ini dengan mengirimkan nama-nama calon peserta yang akan menjalani pendidikan di pondok pesantren khusus hafiz quran.

“Nantinya mereka akan diseleksi. Bagi yang dinyatakan lolos, akan mendapatkan beasiswa selama menempuh pendidikan di ponpes pilihan yang biayanya ditanggung oleh pemerintah daerah,” kata Supendi.

Bupati Supendi menegaskan, selama masa kepemimpinannya tidak hanya semata-mata membenahi infrastruktur, tetapi juga dari segi keagamaannya. Lewat program ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hafiz Alquran.

“Mewujudkan satu desa satu hafidz bukan hal yang tidak mungkin. Kuncinya, ada pembinaan dan motivasi sejak dini untuk anak-anak. Mereka diarahkan untuk menghafal Alquran sejak dini,” jelasnya.

Bahkan, dengan menjadi penghafal Alquran masa depan pendidikan mereka lebih terjamin. Sebab, saat ini saja sudah banyak perguruan tinggi bahkan sekolah kepolisian maupun kedinasan yang menerima para penghafal quran. (kho)