Sepatu Nike Air Max 270 Dikecam karena Logo Mirip Lafadz Allah

Hingga Senin (04/02) petisi untuk Nike telah didukung lebih dari 35.000 tanda tangan.

Sejak diluncurkan Februari 2018 lalu, Nike Air Max 270 menjadi salah satu item paling dicari oleh para penggemarnya. Tetapi, salah seorang netizen menyebut bahwa logo terbaru dari sepatu tersebut “menghujat dan menyinggung” umat Muslim.

Sekisar 35.000 orang, hingga Senin (04/02), telah menandatangani petisi daring mendesak Nike menarik sepatu Air Max setelah muncul klaim sol pada sepatu ini “ada tulisan Allah dalam huruf Arab”.

Petisi di situs change.org tersebut diajukan oleh Saiqa Noreen yang mengatakan logo Air Max “mirip dengan tulisan Allah dalam bahasa Arab”.

Tulisan itu ditempatkan pada bagian bawah, tentu saja “tulisan ini akan diinjak dan terkena tanah bahkan kotoran”, kata Noreen.

“Ini memalukan dan menjadikan prihatin bagaimana Nike membolehkan nama Tuhan ada pada sol sepatu … ini menghina Muslim dan Islam. Islam mengajarkan kebaikan dan keadilan bagi semuanya,” katanya.

Ia mendesak Nike menarik sepatu ini secara global sesegera mungkin karena desain yang ia katakan “menista agama”.

Ia juga meminta Nike untuk lebih berhati-hati dan melakukan pengawasan secara ketat sebelum meluncurkan produk ke pasar.

Seorang perwakilan Nike mengatakan kepada Fox News bahwa perusahaan menghormati semua agama dan logo yang jadi kontroversi itu awalnya hanya dimaksudkan untuk mencerminkan merek AIR MAX saja.

Perwakilan dari Nike itu juga mengatakan, makna atau representasi lain dari logo tersebut adalah hal yang tidak disengaja. Bukan kali ini saja Nike dikecam. Sebelumnya, Nike juga pernah dikritik karena hal serupa.

Pada tahun 1997, perusahaan itu jadi sorotan karena menggunakan logo berbentuk api yang juga menyerupai tulisan Allah. Karena diprotes, Nike menarik 38.000 pasang sepatu kets di seluruh dunia dan menyumbangkan US$50.000 (lebih dari Rp700 juta) ke sebuah sekolah dasar Islam di Amerika Serikat. (*)

 

Berita Terkait