Setengah Triliun untuk Promosi Wisata Jabar

TARI-MERAK
GEMULAI: Lima penari cantik membawakan tari merak di acara Ngapung Bareng Ti Kertajati, Rabu (9/1). FOTO: ALMUARAS/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Acara “Ngapung Bareng Ti Kertajati” yang dihadiri Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan Gubenur Jawa Barat HM Ridwan Kamil di Kawasan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kecamatan Kertajati, Rabu (9/1), berlangsung meriah.

Acara dimeriahkan dengan Tari Merak dari Sanggar Sunda Rancage Cigasong Majalengka. Turut hadir Bupati Majalengka Karna Sobahi, Bupati Kuningan Acep Purnama, Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati beserta para pejabat lain se-Ciayumajakuning. Selain itu, pejabat berbagai maskapai penerbangan, para pengusaha dan kalangan milenial juga hadir.

Lima penari cantik tampil gemulai membawakan Tari Merak yang cukup memukau. Dengan mengenakan pakaian seperti burung merak berwarna-warni para penari cantik menari di hadapan Menhub Budi Karya dan Gubernur Ridwan Kamil (RK) beserta undangan.

Ridwan Kamil menegaskan, acara “Ngapung Bareng Ti Kertajati,” memiliki pesan, dari Kertajati ke penjuru dunia. Pesan sebaliknya, dari penjuru dunia ke Kertajati.

RK ingin mengawali tahun 2019 dengan optimisme. “Pada tahun 2018 ada yang  kurang-kurang kita perbaiki dan ingin akselerasi kesuksesan BIJB. Karena potensi penerbangan di BIJB sangat besar,” kata RK saat sambutan.

Menurut RK, dengan pertumubuhan ekonomi sebesar 5 persen, maka masyarakat ekonomi kelas menangah rajin traveling dan umrah. “Motto kami 5 tahun ke depan pariwisata, karena Jabar itu indah,” ujarnya.

Hanya saja, lanjut Ridwan Kamil, akses dan promosi kurang. Sehingga, setengah triliun selama 5 tahun ke depan akan digelontorkan untuk promosi pariwisata Jawa Barat, termasuk membuat video potensi wisata di Ciayumajakuning.

Keberadaan BIJB menjadi daya dukung pariwisata di Jawa Barat, terutama wilayah Ciayumajakuning. Karena itu, sektor pariwisata harus dimaksimalkan.

RK juga menyebutkan, dengan pertumbuhan ekonomi 5 persen, warga menengah ke atas akan melakukan umrah tiap dua tahun. Dia memprediksi, jumlah jamaah umrah Jawa Barat per tahun mencapai 600 ribu orang.

Dia meminta koordinasi yang baik dengan Jateng agar bisa melaksanakan umrah melalui BIJB. Apalgi, Lion Air sudah membuka penerbangan ke Madinah.

“Pada musim haji tahun 2019 akan dilaksanakan penerbangan dari BIJB. Soal asrama haji akan diputuskan, di mana yang paling adil dan sesuai aturan,” ujarnya seraya menyebutkan bisa sementara menggunakan aset Pemprov Jabar yang menganggur.

Untuk itu, RK menargetkan, BIJB di tahun 2019 akan ramai. Untuk itu, para kepala daerah di Ciayumajakuning untuk terus mempromosikan dan mengoordinasikan keberadaan BIJB  Kertajati.

“Aero City harus mantap, karena bandara dan pelabuhan mesin merupakan ekonomi. Meskipun BIJB ini seperti bayi baru lahir, tapi akan maksimal dan menjadi bandara yang luar biasa,” katanya optimis.

Menhub Budi Karya memuji Gubernur RK yang kreatif. Dia siap mendukung sistematis keinginan RK untuk pengembangan BIJB. Menhub mengarahkan untuk pemberangkatan umrah bisa dilaksanakan hanya melalui BIJB. Menhub menyarankan ada pertunjukan tarian rakyat  di kawasan BIJB karena Jabar memiliki talenta.

Sementara itu, Pejabat BIJB Agus Sugeng Widodo begitu optimis BIJB akan melesat setelah diresmikan 24 Mei 2018 lalu oleh Presiden Jokowi. (ara)