Siap Direkrut? Pecahkan Teka-Teki Foto Pertama CIA di Instagramnya

CIA membagikan foto pertama di akun Instagramnya (CIA)

Badan Intelijen Pusat AS alias CIA membuka penyamaran mereka di Instagram dan memberi kesempatan kepada mereka yang bercita-cita menjadi agen rahasia untuk memecahkan sebuah misi dalam unggahan pertamanya.

Dikenal akan kerahasiaan, keleluasaan dan taktik mata-mata tersembunyinya, lembaga intelijen luar negeri AS itu menunjukkan rasa ironi dan satirnya dengan bergabung ke dalam platform media sosial.

“Kami adalah barisan pertama pertahanan negeri,” tulis CIA dalam bio akun Instagramnya, menggambarkan citra serius yang kerap diasosiasikan dengan lembaga tersebut.

Meski demikian, unggahan pertamanya justru bernuansa ceria. Foto yang diunggah menunjukkan kondisi sebuah meja kerja dengan berbagai benda yang terserak di atasnya, mulai dari wig abu-abu keriting hingga tumpukkan uang kertas asing.

Dipotret di markas CIA di Langley, Virginia, foto itu disertai judul samar: “Saya memata-matai dengan mata kecil saya…”

Tantangannya, tampaknya, adalah untuk mengidentifikasi objek apa saja yang terdapat pada gambar itu. Dan sebagai petunjuk, juru bicara CIA mengatakan kepada CBS News bahwa banyak di antara benda tersebut milik sejumlah karyawan CIA.

Berapa banyak yang bisa Anda temukan?

Akun Instagram itu dibuat sebagai bagian dari strategi CIA untuk merekrut pegawai, agen, dan analis dari generasi muda.

Kebanyakan pengguna Instagram berusia di bawah 30 tahun.

“Bergabung di Instagram adalah cara lain CIA untuk membagikan cerita kami dan merekrut warga Amerika berbakat untuk mengabdi di sini,” ujar juru bicara CIA.

“Melalui akun tersebut, kami akan membiarkan (Anda) mengintip ke dalam kehidupan CIA, tapi kami tidak bisa menjanjikan selfie dari lokasi rahasia.”

Direktur CIA Gina Haspel mengumumkan rencana untuk membuka akun itu pekan lalu saat hadir dalam sesi tanya-jawab di Universitas Auburn di Alabama, AS.

Sejumlah benda, beberapa di antaranya milik pegawai CIA, tampak pada foto (CIA)

 

Berikut daftar benda yang tidak seluruhnya lengkap:

  1. Tanaman (plant), sebuah rujukan miring kepada intelijen asing CIA yang disebut “plants”.
  2. Sebuah jam yang jarumnya menunjukkan pukul 8:46, waktu ketika pesawar menabrak menara utara gedung World Trade Center (WTC) dalam serangan teror 9/11 tahun 2001 lalu.
  3. Peta China, salah satu negara pesaing utama AS di Asia.
  4. Burung hantu emas yang disebut mewakili Athena, dewi kebijaksanaan Yunani. Hal itu diungkapkan oleh COO CIA, Andy Makridis.
  5. Tampak seperti sebuah jimat yang melambangkan sebuah mata iblis – mungkin untuk mewakili bahaya yang dihadapi para agen CIA?
  6. Sebuah seni visual yang menggambarkan sosok Tony Mendez, anggota CIA yang berperan sebagai seorang sineas film untuk menyelamatkan enam sandera AS di Iran tahun 1980 lalu.
  7. Sepasang kancing manset, kabarnya digunakan agen CIA untuk mengenali satu sama lain.
  8. Wig abu-abu, kemungkinan dikenakan oleh agen penyamaran CIA.
  9. Sebuah kartu identitas berisi foto Haspel, Direktur CIA.
  10. Sebuah kantong bubur rahasia, digunakan agen CIA untuk menghancurkan barang bukti.

Akun tersebut, menurut Haspel, adalah contoh cara lembaga intelijen mencoba untuk memodernisasi diri di tengah arus digital.

Meski demikian, CIA sendiri tidak asing dengan media sosial. Mereka sebelumnya telah membuat akun di Twitter dan Facebook pada tahun 2014.

Isi cuitan pertamanya – “Kami tak bisa mengonfirmasi atau menyangkal bahwa ini adalah cuitan pertama kami” – sama-sama bernada satir, menyangkal reputasi menakutkan yang mereka miliki.

Berita Terkait