Soal TPS Liar, DLH Utamakan Kesadaran Warga

Satpol PP Tegaskan Sudah Ada Perda, Siap-siap Diberlakukan Ya!

Pengendara melintasi TPS ilegal di Jl Terusan Pemuda. Jl Terusan Pemuda menjadi sasaran empuk pembuangan sampah karena banyak terdapat lahan kosong. FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan nampaknya masih menjadi persoalan serius. Hingga kini masih banyak ditemukan tumpukan sampah atau tempat penampungan sampah (TPS) ilegal.

TPS ilegal banyak ditemukan di lahan kosong, terutama di sekitar jalan utama. Yang miris, papan imbauan larangan membuang sampah sebenarnya telah dipasang. Namun seolah sudah menjadi kebiasaan. Imbauan semacam itu diabaikan begitu saja. Semakin hari sampah kian meluber ke trotoar dan badan jalan.

Sebenarnya, Kota Cirebon telah mempunyai perda yang mengatur masalah sampah. Dalam Perda 4/2018, diatur bagaimana pengelolaan sampah dan penindakanya. Namun hingga saat ini, perda tersebut masih dalam tahap sosialisasi. Sehingga pemerintah belum bisa melakukan penindakan terhadap oknum warga yang membuang sampah sembarangan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon Drs Andi Armawan menuturkan, pihaknya tidak serta merta melakukan penindakan terhadap pelanggar yang membuang sampah sembarangan. Karena sebelum melakukan yustisi, perda itu harus disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat.

“Meskipun perdanya sudah ada. Tetapi tidak begitu saja sebuah perda bergulir. Harus ada masa sosialisasi. sehingga masyarakat tahu dan paham kalau di Kota Cirebon ini ada Perda Tentang Pengelolaan Sampah. Baru setelah itu akan ada surat peringatan dan kemudian yustisi,” kata Andi usai mengisi kegiatan Bimtek Penguatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Satpol PP di Aula DLH Kota Cirebon, Rabu (9/10).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon Drs H RM Abdullah Syukur MSi mengatakan, untuk mewujudkan Cirebon sebagai kota bersih harus ada kerjasama semua pihak. Terutama kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Terkait TPS ilegal yang kian menjamur, dirinya juga meminta agar masyarakat punya kesadaran untuk menjaga lingkunganya agar tidak dijadikan sasaran oleh oknum warga yang tidak bertanggung jawab. “Intinya, masyarakat sendiri yang harus punya daya tangkal untuk menghalau orang orang yang membuang sampah sembarangan. Untuk mengatasasi masalah ini dibutuhkan kerjasama semua pihak,” tandasnya.

Sementara itu, untuk penegakan hukum atau yustisi Perda 4/2018 Tentang Pengelolaan Sampah, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP. Sebab, penindakan merupakan hal yang penting. Namun, tidak kalah penting ialah mengutamakan kesadaran masyarakat sembari terus melakukan sosialisasi.

“Kita memupuk kesadaran masyarakat dulu. Karena Cirebon bersih itu kan cita-cita kita bersama. Bukan hanya kehendak pemerintah. tapi kehendak seluruh elemen masyarakat. Jadi harus bergerak bersama,” pungkasnya. (awr)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait