Suami Baru Dibacok saat Jemput Istrinya di Warung Miras Jalan Sisingamangaraja

Mohammad Yunus warga Pilang Mas Garden Desa Kedungjaya Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon saat mendapatkan pertolongan medis di RS Pelabuhan pada Senin (11/3) dini hari lalu. FOTO:POLRES CIKO FOR RADAR CIREBON
Mohammad Yunus warga Pilang Mas Garden Desa Kedungjaya Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon saat mendapatkan pertolongan medis di RS Pelabuhan pada Senin (11/3) dini hari lalu.FOTO:POLRES CIKO FOR RADAR CIREBON

CIREBON-Peristiwa tragis dialami Mohammad Yunus (27), warga Pilang Mas Garden, Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Ia meregang nyawa setalah menjadi korban pembacokan, pada Senin (11/3) dini hari.

Berdasarkan informasi warga, peristiwa pembacokan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, di depan warung minuman keras (miras)  yang berada di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Saat kejadian, korban tengah beristirahat di depan warung. Tak disangka tiba-tiba korban diserang pelaku dengan menggunakan senjata tajam. “Dia lagi duduk sambil menunduk, setengah tertidur begitu. Tahu-tahu ada yang datang terus membacok,” ujar warga yang enggan disebutkan identitasnya.

Dijelaskannya, korban tak lain merupakan suami dari penjual miras di warung tersebut. Korban setiap hari datang ke warung untuk mengantar jemput sang istri, yang akrab disapa warga dengan sebutan Mbak Mini. “Pas kejadian itu korban ke sini untuk jemput istrinya. Dia menunggu di depan etalase warung, kan ada kursi di situ,” imbuhnya.

Karena masih pagi, keadaan sekitar lokasi kejadian masih sepi. Di lokasi hanya ada korban beserta istrinya yang tengah berada di dalam warung. Mengetahui suaminya menjadi korban, sang istri lantas berteriak meminta pertolongan. “Istrinya teriak minta tolong dan akhirnya warga sekitar pada keluar,” jelas sumber tersebut.

Namun, warga tidak mengetahui berapa jumlah pelaku yang tega menganiaya korban. Saat di lokasi, warga hanya melihat korban dalam keadaan terluka parah di bagian kepala, serta darah yang berceceran di lantai. “Pelakunya berapa-berapa sih nggak tahu, karena keadaan lagi sepi, mungkin istri korban yang tahu,” tuturnya.

Korban kemudian dilarikan warga ke Rumah Sakit Pelabuhan Kota Cirebon. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan tewas beberapa saat setelah tiba di rumah sakit. “Katanya sih itu suami barunya, mereka baru menikah belum lama,” lanjut warga tersebut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Deny Sunjaya, membenarkan jika telah terjadi peristiwa pembacokan. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan pelakunya. “Mengenai pembunuhan tadi pagi, kita masih melakukan penyelidikan. Jadi memang benar tadi ada korban meninggal akibat luka di bagian kepala dan itu diduga karena dibacok,” tutur Deny.

“Dari keterangan saksi-saksi, korban ini lagi tiduran di depan warung nunggu istrinya. Nah, sekitar jam setengah empat tiba-tiba ada yang bacok dia. Setelah itu pelaku melarikan diri dan sekarang masih dilakukan pengejaran,” sambungya.

Hingga Senin sore, mayat korban masih berada di Rumah Sakit Bayangkara Losarang Indramayu, untuk dilakukan otopsi. “Sempat dibawa ke Rumah Sakit pelabuhan, namun ternyata di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia,”  pungkasnya. (day)