Taekwondo-in Kota Cirebon Geber Latihan setelah Liburan

Mochammad Alfin Febriyana (kanan) diharapkan tampil maksimal pada UPI Challenge 2019. FOTO: TATANG RUSMANTA/RADAR CIREBON
Mochammad Alfin Febriyana (kanan) diharapkan tampil maksimal pada UPI Challenge 2019.FOTO: TATANG RUSMANTA/RADAR CIREBON

CIREBON–Taekwondo Indonesia (TI) Kota Cirebon menggeber persiapan menuju UPI Challenge 2019. Puluhan taekwondoin dari berbagai kelompok usia akan digenjot demi meraih hasil maksimal pada perhelatan tingkat nasional di Kota Bandung tersebut, akhir bulan ini.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabinpres) TI Kota Cirebon Suwiriyadi mengungkapkan, latihan perdana pasca libur lebaran akan digelar sore nanti di Gedung Pemuda, Kota Cirebon. Persiapan menuju UPI Challenge akan langsung digeber, khususnya bagi para atlet yang diproyeksikan meraih medali. “Persiapan menuju UPI Challenge langsung kita laksanakan,” katanya.

Setelah berlibur cukup panjang, para taekwondo-in akan dikembalikan pada kondisi terbaiknya. Baik secara mental maupun fisik dan teknik, Anissa Sitori dan kawan-kawan harus siap menghadapi salah satu kejuaraan terbuka paling bergengsi tersebut.

Terlebih lagi, bagi taekwondoin senior seperti Mochammad Alfin Febriyana atau Syifa Indah Syafira. Mereka tidak hanya diharapkan mendulang medali pada event ini. Tapi juga mampu membuktikan kemampuannya layak bersaing di level nasional.

UPI Challenge tahun ini, menurut Suwiriyadi, akan lebih menarik. Sebab, diikuti taekwondoin terbaik sejumlah daerah yang akan berlaga pada Pra PON 2020. Alfin dan Syifa juga kandidat kuat dalam Pemusatan Latihdan Daerah (Pelatda) Jawa Barat yang kelak akan mengikuti Pra PON di Banten. “Bisa dibilang UPI Challenge ini ajang pemanasan bagi Alfin dan Syifa,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum TI Kota Cirebon Estu Niyama Syamia mewanti-wanti seluruh atletnya agar sungguh-sungguh berlatih dan mengembangkan diri. Menurut dia, TI Kota Cirebon sudah memiliki tenaga ahli yang mumpuni dalam bidang kepelatihan, kondisi itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para taekwondoin.

“Terbukti, kita sudah mampu bersaing dengan baik di level provinsi. Di sejumlah kejuaraan terbuka tingkat nasional juga tidak mengecewakan. Karena itu, kita harus bisa memanfaatkan setiap potensi yang ada. Dan, para atlet harus punya tekad kuat untuk merebut prestasi terbaik,” ucapnya. (ttr)