Tambahan Kuota Calon Haji untuk Kota Cirebon Hanya 1 Orang

haji-pswt
ILUSTRASI

CIREBON-Sebanyak 331 calon jamaah haji (calhaj) asal Kota Cirebon, akan melaksanakan ibadah haji tahun ini. Angka tersebut tidak bertambah dari penyelenggaraanya ibadah haji tahun lalu.

Sejatinya, menurut Drs Jajang Badruzzaman MAg Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon, ada penambahan kuota haji sebanyak 10 ribu. Ini diberikan Kerajaan Arab Saudi.

Namun di Kota Cirebon, alokasi yang diberikan hanya untuk 1 jamaah haji. Bahkan calon jamaah haji yang berhak itupun ternyat memilih untuk tidak memanfaatkanya. “Dari tambahan 10 ribu itu, setelah dibagi-bagi ternyata kota Cirebon kebagian 1 orang,” katanya.

Penerima kuota tambahan itu, ternyata memutuskan tidak berangkat. Sebab, yang bersangkutan berencana berangkat dengan pasanganya. “Jadi dia memilih terbangnya tahun depan saja,” ungkapnya.

Sejauh ini, proses persiapan pemberangkatan calon jamaah haji sudah pada tahap pengumpulan dokumen haji. Beberapa dokumen yang harus dikumpulkan oleh para jamaah meliputi  paspor, bukti vaksin, rekaman biometrik dan lain lain.

Dokumen tersebut nantinya akan dikirimkan ke Bandung untuk kemudian dilakukan proses pemeriksaan di Jakarta. “Paspor sama dokumen lainya akan dikirimkan minggu ini ke Bandung. Insya Allah tanggal 14 atau 15 Juni sudah dikirimkan,” kata Jajang.

Sementara untuk manasik haji sendiri, rencananya akan dilakukan pada tanggal 24 Juni sampai 1 Juli. Sebelumnya, Manasik Haji direncanakan pada tangga 17–23 Juni. Namun dalam rapat terakhir dengan kepala seksi bimbingan manasik, diputuskan mengundur pelaksanaan. Calon jamaah haji bisa melakukan manasik di kantor KUA atau KBIH resmi yang telah ditunjuk kemenag.

Sebanyak 331 calonk jamaah haji asal Kota Cirebon di Kloter 74 akan bergabung dengan 70 jamah haji asal Kota Bekasi dan dua jamaah haji dari Kabupaten Cirebon. Diperkirakan pemberangkatan dilakukan pada 24 atau 25 Juli. (awr)

Berita Terkait