Tebar Semangat Membaca hingga Pelosok Desa

DILANTIK: Bunda Literasi Majalengka, Dedeh Karna Sobahi melantik bunda literasi kecamatan, (13/3). FOTO: ALMUARS/RADAR MAJALENGKA
DILANTIK: Bunda Literasi Majalengka, Dedeh Karna Sobahi melantik bunda literasi kecamatan, (13/3).FOTO: ALMUARS/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka menggelar 4 kegiatan di gedung Graha Sindangkasih Majalengka, kemarin (13/3).

Kegiatan itu yakni pelatikan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Majalengka periode 2018-2023, pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan, penandatanganan naskah kesepakatan bupati dengan camat se- Kabupaten Majalengka dan launching perpustakaan digital.

Kegiatan diwarnai dengan dengan penyerahan buku untuk perpustakaan di 26 pondok pesantren dan 10 Masjid Jami se-Kabupaten Majalengka oleh Bupati Majalengka, Karna Sobahi.

Plt Kepala Dinas Kearasipan dan Perpustakaan Kabupaten Majalengka, Dra Hj Asmaradewi MAP menyebutkan pengukuhan bunda literasi kecamatan diharapkan dapat menggerakan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan literasi di wilayahnya.

Penandatanganan kesepahaman bupati dengan 26 camat se-Kabupaten Majalengka tentang penyelenggaraan perpustakaan diharapkan dapat mendorong camat untuk menggerakan kepala desa/lurah untuk segera memiliki perpustakaan masyarakat.

Launching perpustakaan digital Majalengka Raharja, lanjut Asisten Administrasi Setda Majalengka ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk berkunjung ke perpustakaan dapat tetap membaca.

Adapun pemberian buku untuk Pontren dan Masjid Jami bertujuan untuk memfasilitasi para santri dan jamaah masjid menambah wawasan.

Diungkapkan Asmaradewi, berdasarkan hasil survei Universitas Padjadjaran, indeks baca di Kabupaten Majalengka baru 53,28. Angka ini masih berada di bawah indeks Jawa Barat yang mencapai 58,37.

“Kami berharap dengan kegiatan ini, minat dan kegemaran membaca di masyarakat bisa meningkat,” harapnya.

Sementara Bupati Karna Sobahi berharap pemberian buku kepada pontren dan masjid jami dapat meningkatkan minat baca masyarakat.

“Kami berharap juga Gerakan Magrib Mengaji bisa dilakukan di masyarakat,” harapnya.(ara/adv)