Terus Berjuang Raih Anugerah Wistara Kabupaten Sehat

ANDALAN: Hutan mangrove yang berlokasi di Desa Ambulu, Kecamatan Losari, menjadi salah satu titik penilaian kategori pariwisata sehat, yang akan dikunjungi tim penilai dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk anugerah Kabupaten Sehat.FOTO: SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON

CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali menargetkan anugerah wistara dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI tahun 2019. Pasalnya, anugerah Kabupaten Sehat itu bagian dari kerja sama semua pihak.

Sekretaris Kabupaten Cirebon Sehat, Anwar Sadat mengatakan, tim verifikator dari dua kementerian itu akan meninjau langsung lokasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah, pada hari Jumat (11/10) besok.

Ada enam tatanan yang akan dilakukan penilaian. Yakni, kawasan permukiman dan sarana prasarana umum. Kemudian, kawasan kesehatan masyarakat yang mandiri, kawasan pariwisata sehat. Kemudian, kawasan industri dan perkantoran sehat, sosial yang sehat, terakhir ketahanan pangan dan gizi. Lokasi verifikasi tersebut tersebar di tiga wilayah, tengah, barat dan timur Cirebon.

“Verikasi Kabupaten Sehat ini melibatkan banyak SKPD seperti BKPSDM, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disbudparpora, Bappelitbangda, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian. Kita akan berjuang penuh untuk meraih predikat Kabupaten Sehat,” ujar Anwar kepada Radar Cirebon, kemarin (9/10).

Sementara itu, Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Cirebon, Dr Edy Susanto mengatakan, Kabupaten Cirebon telah menerima penghargaan sebagai kabupaten/kota sehat selama tiga kali berturut-turut. Mulai dari tahun 2013, 2015 dan 2017.

“Mudah-mudahan tahun 2019 ini dapat penghargaan lagi. Jadi, nantinya empat kali berturut-turut mendapatkan predikat wistara. Wistara itu penilaian kabupaten/kota sehat tertinggi, dan kita mencakup semuanya,” singkatnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj Enny Suhaeni SKM MKes menuturkan, secara agregat, pihaknya optimis bisa meraih anugerah Wistara Kabupaten Cirebon Sehat kembali. Karena, tatanan Kabupaten Sehat bukan hanya satu.

Tapi, kompleks. Meski demikian, selama tiga kali Kabupaten Cirebon meraih tiga kali anugerah. “Memang sampah di Kabupaten Cirebon masih menjadi persoalan, karena pengelolaannya belum optimal,” imbuhnya.

Menurutnya, Kabupaten Sehat itu bukan kegiatan yang dilakukan oleh satu OPD. Tapi, masing-masing OPD sudah melaksanakan kegiatan tersebut. Dan dalam verifikasi Kabupaten Sehat ini, di dalamnya ada tim pembina dari tingkat kabupaten. Kemudian, ada forum Kabupaten Sehat yang anggotanya pensiunan Sekda, Asisten, dan pejabat lainnya, termasuk LSM.

“Kegiatan ini bukan hal yang baru. Tapi sudah lama. Perlu diketahui, tim verifikasi yang datang ke Cirebon itu melihat semua kegiatan yang sudah berjalan sejak tahun 2017 dan 2018. Artinya, verifikasi tahun sekarang itu melihat kegiatan dua tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, verifikasi sendiri dilakukan hanya satu hari. Sehingga, waktunya sangat tentatif. “Dari sekian banyak item yang akan diverifikasi, paling hanya beberapa tempat saja yang dikunjungi (enam lokasi, red),” pungkasnya. (sam)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait