Tiket Mudik Tersedia, Arus Balik Hampir Habis

tiket-kereta
Ilustrasi tiket kereta api

CIREBON–Masyarakat mulai memburu tiket untuk mudik dan arus balik, Ramadan-Idul Fitri tahun ini. Namun dari data penjualan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (Daops) III Cirebon, tiket arus balik penjualannya lebih kencang.

Manajer Humas PT KAI Daop III Cirebon Kuswardoyo mengatakan, untuk tiket mudik ini masih tersedia cukup banyak. Hal tersebut dikarenakan stasiun di Wilayah Daop III Cirebon yang posisinya berada di tengah-tengah sehingga memungkinkan sebagai tujuan arus mudik.

Namun untuk arus balik, pada H+1 dan H+2, sebagian besarnya sudah terjual. Khususnya dari arah Cirebon menuju Jakarta. Mayoritas tiket arus balik ini, jauh-jauh hari sudah dibeli calon penumpang.”Untuk tiket angkutan lebaran ini sudah 10-20 persen yang terjual,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Dalam masa angkutan lebaran, PT KAI juga akan memberikan tiket tambahan. Rencananya, tambahan tiket dibuka pada H-60 keberangkatan. Diharapkan, rentang waktu ini bisa memberikan waktu bagi calon penumpang.

Untuk menyiasati lonjakan penumpang, PT KAI Daop III Cirebon menyedikan empat kereta api tambahan. Semuanya mengarah ke Jakarta. Yakni tujuan perjalanan ke Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Sementara itu untuk beberapa KA pada H2+1 dan H2+2 itu ada beberapa KA yang penjualannya sudah mendekati angka 80 sampai 0- persen. Namun juga ada yang masih di kisaran 50 persen.

PT KAI juga memberikan diskon untuk beberapa rangkaian KA di wilayah Daop III Cirebon hingga 80 persen, sebagai pemberlakuan tarif khusus untuk KA relasi seperti KA Matara, relasi Pasar Senen- Cirebon Parujakan.

Seperti pemberian diskon untuk kelas bisnis yang sebelumnya di harga Rp215 ribu menjadi Rp135 ribu saja. Sedangkan di kelas eksekutif dari harga Rp265 ribu menjadi Rp165 ribu saja.  Tiket pemberlakuan harga khusus untuk tersebut berlaku bagi penumpang yang memberi mulai 2 jam sebelum jadwal keberangkatan. “Bisa dibeli melalui KAI Access serta loket go show,” pungkasnya. (myg)