Titik Api Gunung Ciremai Menyebar, Aktivis Lingkungan Pantau Pergerakan Satwa

PEMADAMAN-KEBAKARAN-HUTAN-GUNUNG-CIREMAI
PEMADAMAN: Petugas melakukan pemadaman kebakaran hutan Taman Nasional Gunung Ciremai. Foto: Dok. radarcirebon.com

MAJALENGKA – Gunung Ciremai yang terbakar menimbulkan kekhawatiran bagi aktivis lingkungan. Mengingat ada kemungkinan satwa liar yang ada di hutan Gunung Ciremai akan turun gunung untuk mencari tempat yang aman. Dikhawatirkan, satwa liar itu sampai ke permukiman warga.

Ketua Rumah Singgah Satwa Bumi Kita, Wawan Suhermawan‎ mengatakan, potensi satwa liar turun gunung sedang menjadi pembahasan dan perhatian serius para aktivis lingkungan hidup.

“Nah, ini (pergerakan satwa liar, red) juga jadi pembahasan kita. Alasanya titik api sekarang ini cukup luar biasa. Pusat kebakaran saat ini berada di atas dan melingkar. Sehingga memungkinkan kobaran api turun ke bawah dan ke samping,” ujarnya.

Wawan menambahkan, kebakaran Ciremai tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena titik api muncul dari kawasan tengah di wilayah Kuningan dan Majalengka. Selain itu, ada juga titik-titik api kecil sehingga hewan berpencar.

“Untuk info sementara hewan buas sudah banyak berkumpul di kawasan hutan daerah Cikaracak, Kecamatan Argapura-Majalengka. Kita ‎khawatir saat ini hewan itu merangsak ke tanaman warga dan banyak warga yang menghalau dengan senjata,” ungkapnya.

Wawan menjelaskan, saat ini telah menurunkan tim untuk berjaga dan memantau kondisi sekitar kaki Gunung Cirebon. Dari informasi yang dihimpun, kata dia, macan kumbang yang belum lama ini dilepas di Kuningan kini berada di daerah perbatasan hutan Majalengka dan mulai memasuki kawasan Majalengka.

“Kita berdoa saja supaya tidak terjadi bentrok antara warga dengan hewan liar yang turun akibat kebakaran di atas Gunung Ciremai,” pungkasnya. (bae)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait