TNI-Polri Jaga Ketat Gudang Kotak Suara

kpu-kuningan-dijaga-ketat
JAGA KETAT: Aparat Polri dan TNI di Kuningan melakukan pengamanan di kantor KPU, Bawaslu dan gudang kotak suara. Foto: Agus Panther/Radar Kuningan

KUNINGAN – Pasca penetapan pleno KPU RI terkait pilpres dan pileg, petugas gabungan dari Kodim 0615 Kuningan dan Polres Kuningan melakukan sidak ke tiga objek vital, Selasa (21/5). Salah satunya yakni Gudang Resi Cinagara, yang menjadi tempat penyimpanan kotak suara hasil Pemilu 2019 di Kabupaten Kuningan.

Gudang yang terletak di Desa Cinagara Kecamatan Lebakwangi itu, mendapat pengamanan ketat dari petugas gabungan baik TNI maupun Polri. Saat dilakukan penyidakan, kondisi gudang terlihat aman dan terkunci rapat dengan pengamanan ketat petugas.

Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan SIK melalui Kanit Sabhara Polres Kuningan Aipda Hendra Setiawan SE saat dimintai keterangan persnya menegaskan, ada tiga lokasi yang dilakukan pengontrolan. Yakni kantor Bawaslu Kuningan, Gudang Resi Cinagara tempat penyimpanan kotak suara, dan kantor KPU Kuningan. Ketiga tempat ini masing-masing dilakukan penyisiran, sebagai antisipasi jika terdapat hal-hal yang mencurigakan.

Petugas dari kepolisian melakukan penjagaan dengan bersenjata lengkap. Hal ini dilakukan juga sebagai bentuk pengamanan di objek vital.

“Hari ini perintah dari Kapolres dan Dandim, kita melakukan patroli kontijensi. Ada tiga lokasi yang kita kontrol yaitu Gudang Resi Cinagara, kantor Bawaslu, dan KPU Kuningan. Alhamdulillah, pelaksanaan pengamanan berjalan lancar di semua lokasi. Kami juga menempatkan anggota di ketiga objek vital tersebut” paparnya.

Pada patroli gabungan itu, pihaknya melibatkan 20 petugas baik dari unsur TNI maupun Polri. Patroli dilakukan untuk menjaga kondusivitas pasca putusan rapat pleno Pemilu 2019 di tingkat pusat.

“Semua tempat kita lakukan pemeriksaan, hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diharapkan. Apalagi saat ini KPU sudah menetapkan hasil pleno untuk pilpres dan pileg, sehingga kami melakukan antisipasi pengamanan di lapangan,” katanya.

Dijelaskan, patroli akan berlangsung selama dua hari selama proses penetapan KPU soal Pemilu 2019. Setiap lokasi yang dituju, langsung disisir petugas berseragam lengkap dengan senjata laras panjang.

“Patroli ini akan berlangsung dari tanggal 21 sampai 22 nanti, sementara baru tiga lokasi yang diperintahkan pimpinan untuk dimonitor. Sejauh ini kita belum menemukan hal mencurigakan, semua masih terlihat kondusif,” pungkasnya. (ags)