Tokoh Muhammadiyah Sebut Klaim Sutrisno Bachir Dinilai Tanpa Dasar

muhammadiyah
Ilustrasi.

CIREBON-Pernyataan mantan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir yang menyebutkan 51 persen warga Muhammadiyah dukung Joko Widodo (Jokowi) dianggap klaim sepihak dan tanpa dasar. Hal itu dikatakan salah satu tokoh Muhammadiyah Lemahabang Kabupaten Cirebon Hadi Permana kepada wartawan koran ini, kemarin.

Hadi menyebut, apa yang disampaikan oleh Soetrisno melukai kader-kader Muhammadiyah di Cirebon karena klaim tersebut disampaikan Soetrisno ketika mengisi acara di Cirebon. “Itu kalim sepihak, kami tidak sepakat. Dukungan dan pilihan warga Muhammadiyah akan disampaikan langsung di TPS, di dalam bilik suara bukan di hadapan umum,” ujarnya.

Dijelaskan Hadi, dirinya yang hadir pada acara yang dihadiri Soetrisno merasa kaget dan tidak menyangka dengan pernyataan klaim politik dari salah satu narasumber seminar di luar acara. Karena, lanjut Hadi, pada saat acara seminar tidak ada penggiringan politik pada salah satu pasangan capres tertentu.

“Jika kami tahu akan ada pengarahan politik pada salah satu capres, maka saya tidak akan hadir, karena pemilu itu harus langsung umum bebas dan rahasia. Saya hadir karena menghormati beliau sebagai senior dan tokoh di Muhammadiyah,” imbuhnya.

Hadi berharap, sebagai sesama warga Muhammadiyah dapat mengikuti arahan dari pimpinan pusat Muhammadiyah, agar dalam menentukan pilihan politik secara cerdas dengan lebih mengedepankan aspek rasional.

“Perlu diketahui tidak ada survei di internal warga Muhammadiyah, yang kami ketahui bahwa warga Muhammadiyah tidak dukung mendukung capres tertentu, jadi klaim itu tidak berdasar. Kami tidak mau terkotak-kotak karena kami lebih memilih menjaga keutuhan bangsa, Kami juga meyakini ormas lain juga memiliki pandangan yang sama yaitu menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Pengurus Cabang Muhammadiyah Lemahabang, Haji Isa Ansori turut memberikan klarifikasi terkait pernyataan Soetrisno Bachir. Ansori menilai, pernyataan itu bentuk pernyataan pribadi dan tidak mengatas namakan organisasi Muhammadiyah.

“Klaim politik Soetrisno Bachir diungkapkan pada saat mengisi seminar kewirausahaan yang difasilitas oleh Pemuda Muhammadiyah Provinsi Jawa Barat merupakan seminar kewirausahaan yang dihadiri oleh para siswa seluruh tingkatan di SMK Muhammadiyah Lemahabang Cirebon,” katanya. (dri)