Tragis, Warga Cibingbin Tewas Terlindas Bus

Sejumlah petugas kepolisian mengevakuasi korban laka lantas yang terlindas bus di Jalan Raya Jalaksana, Kabupaten Kuningan. FOTO:MUMUH MUHYIDDIN/RADAR KUNINGAN
Sejumlah petugas kepolisian mengevakuasi korban laka lantas yang terlindas bus di Jalan Raya Jalaksana, Kabupaten Kuningan.FOTO:MUMUH MUHYIDDIN/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN–Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Kuningan-Cirebon, tepatnya di Jalan Raya Jalaksana sebelah utara SPBU dan Indah Grosir, Selasa pagi (15/1) sekitar pukul 10.20 WIB. Seorang ibu paruh baya Mariani Gurang (53) tewas terlindas ban belakang bus angkutan Kuningan-Jakarta usai berobat ke salah satu balai pengobatan di Jalaksana.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radar Kuningan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), warga RT/RW 02, Dusun Manis, Desa/Kecamatan Cibingbin, Kota Cirebon itu dibonceng suaminya bernama Depersen Turnip (56) menggunakan sepeda motor Honda Vario Nopol E-5856-YAR. Mariani dibawa sang suami ke klinik pengobatan ternama di Jalaksana karena sedang sakit sejak beberapa hari lalu.

Namun nasib berkata lain, Mariani mengalami kecelakaan tragis saat hendak pulang dari berobatnya itu. Ia tewas seketika dengan luka parah di bagian kepalanya yang pecah akibat terlindas roda belakang bus berjenis Hino Nopol AD-1439-BF yang dikemudikan Agus Sugiato (41), warga Desa Jemaras Kidul, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang berkerumun di TKP dan juga pihak kepolisian, korban terjatuh dari motornya saat disalip bus yang sama-sama sedang melaju ke arah selatan. Saat menyalip itulah, badan bus kemudian bersenggolan dengan motor yang dikendarai korban dan suaminya, sehingga berakibat korban terjatuh ke aspal dan langsung terlindas roda belakang bus tepat di bagian kepalanya.

Sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Jalaksana dan Polantas Polres Kuningan, langsung mengamankan lokasi. Tampak jalanan pun mengalami kemacetan sekitar 30 menit baik dari arah Cirebon menuju Kuningan maupun sebaliknya. Korban pun langsung dievakuasi ke RSUD 45 Kuningan menggunakan mobil polisi.

Suami korban, Depersen Turnip, tampak shok melihat istrinya menjadi korban kecelakaan yang begitu tragis. Kepada sejumlah warga dan juga media yang berada di lokasi, Depersen bercerita saat itu ia pulang dari salah satu klinik pengobatan untuk membawa istrinya yang sedang sakit. “Tadi habis berobat dari Jalaksana, istri saya sedang sakit. Tapi waktu mau pulang, istri saya kan dibonceng, tadi jatuh dan kelindas bus,” kata Depersen sambil menangis karena tak menyangka istrinya telah tiada.

Suami korban hanya mengalami luka di bagian sikut kanan karena terjatuh dari motor. Untungnya ia selamat dari insiden lakalantas tersebut, namun nahas istrinya yang baru saja berobat meninggal dunia di TKP.

Salah seorang pengendara motor yang mengaku berada tidak jauh dari kendaraan korban saat melaju, sempat melihat dengan jelas kejadian mengerikan itu. Ia pun langsung berhenti dan bersama pengendara lainnya ikut mengatur lalu lintas sebelum petugas kepolisian datang ke TKP.

“Saya lihat sendiri kejadiannya Kang. Kasian si Ibu itu, memang jatuh dari motor yang terserempet bus. Pas kelindasnya juga saya melihat dari sekitar 50 meteran. Mungkin motor yang lebih dekat lagi pasti melihat jelas banget,” ujar Uri yang mengaku warga Sindangagung itu.

Belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait penanganan insiden itu. Namun diketahui sang sopir langsung diamankan ke Mapolres Kuningan untuk dimintai keterangan. Tak hanya sopir, kendaraan bus dan motor pun ikut diamankan ke Mapolres Kuningan sebagai barang bukti kecelakaan lalu lintas. (muh)