Trump Segera Usir Jutaan Imigran Mulai Pekan Depan

DONALD-TRUMP1
Donald Trump. Foto AP

WASHINGTON – Presiden Donald Trump mengatakan, otoritas Amerika Serikat mulai pekan depan akan mengusir jutaan imigran ilegal Meksiko yang berada di Amerika Serikat. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 12 juta imigran datang ke Amerika Serikat secara ilegal terutama dari Meksiko dan Amerika Tengah.

“Pekan depan, petugas imigrasi dan bea cukai (ICE) akan memulai proses pemindahan jutaan imigran ilegal yang secara tidak sah masuk ke Amerika Serikat. Mereka akan dipindahkan secepat mereka masuk ke AS,” kicau Trump melalui Twitter, Selasa (18/6).

Berdasarkan kesepakatan yang dicapai awal bulan ini, Meksiko setuju untuk menjemput migran Amerika Tengah yang mencari suaka di AS hingga kasus mereka diproses di pengadilan AS.

Kesepakatan tersebut, yang mencakup janji Meksiko untuk mengerahkan pasukan Penjaga Nasional guna menghentikan migran Amerika Tengah mencapai perbatasan AS, menangkis ancaman Trump yang hendak memberlakukan tarif terhadap produk impor Meksiko.

Trump juga mengatakan dalam cuitannya bahwa Guatemala bersiap untuk menandatangani Safe-Third Agreement.

Wakil Presiden AS Mike Pence menyarankan, Guatemala dapat menerima pencari suaka dari tetangganya yang disebut negara aman ketiga.

Informasi lebih lanjut soal rencana tersebut belum disampaikan kepada publik. Guatemala secara terbuka belum mengkonfirmasikan pembicaraan, yang Departemen Luar Negeri AS katakan akan berlangsung di Guatemala pada Jumat.

Namun, Kelompok HAM AS, Human Rights First menuturkan, suatu hal bodoh jika pemerintah menyebut Guatemala mampu melindungi pengungsi. Pasalnya warga Guatemala sendiri harus melarikan diri dari kekerasan.

Meksiko sepakat, jika langkah-langkah yang ditempuhnya gagal membendung arus migran, maka pihaknya akan membahas penandatanganan kesepakatan negara aman ketiga dengan Amerika Serikat. (der/cnn/fin)