Tugu Arah Kiblat Pemakaman Aria Kamuning Diresmikan

Arah Kiblat Pemakaman
RESMIKAN TUGU: Bupati Kuningan Acep Purnama meresmikan Tugu Arah Kiblat Pemakaman Aria Kamuning Kelurahan/Kecamatan Kuningan, Senin (15/7). Foto: Agus Panther/Radar Kuningan

KUNINGAN – Bupati Acep Purnama meresmiakan tugu arah kiblat pemakaman Aria Kamuning Kelurahan/Kecamatan Kuningan, Senin (15/7). Peresmian ini merupakan proyek perubahan yang diadakan Kementerian Agama, karena masih banyak ditemukan pemakaman umum di Kuningan yang arah kiblatnya belum tepat.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Kepala Kemenag Kuningan Hanif Hanafi, Kabag Kesra Setda Toni Kusumanto, Kabag Humas Setda Wahyu Hidayaj, Ketua Baznas Kuningan Encu Sukat WS, serta Kepala Penyelanggara Syariah Kemenag Kuningan KH Aminuddin. Saat ini, pengukuran kalibrasi arah kiblat baru dilaksanakan di dua makam besar yakni makam Gede Arya Kamuning Kuningan dan makam Sidem Sipatiloka Desa Sindangjawa Kecamatan Cibingbin.

Kepala Penyelanggara Syariah Kemenag Kuningan KH Aminuddin berharap proyek perubahan ini akan memberikan rasa aman masyarakat. Sekaligus mendorong pemerintah memberikan perhatian penuh arah kiblat makam, dengan membubuhkan arah kiblat di makam atau prasasti arah kiblat.

“Sehingga masyarakat tidak lagi dibingungkan dengan arah kiblat ketika akan menguburkan jenazah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, proyek perubahaan ini untuk mengatasi masalah yang dijadikan area perubahan. Sehingga bertujuan untuk mengoptimalkan pengukuran arah kiblat makam yang ada di Kabupaten Kuningan.

“Dalam mengoptimalkan masalah, output kunci proyek perubahan ini adalah data base yang lengkap dan akurat terkait informasi keberadaan pemakaman yang belum benar arah kiblatnya. Dengan adanya data base yang lengkap dan akurat, maka pengukuran arah kiblat makam lebih akurat sehingga memberi kemudahan dalam menentukan arah kiblat makam,” papar dia.

Sementara itu, Bupati Acep Purnama menyambut baik sekaligus memberi dukungan dengan adanya gagasan yang berangkat dari kepedulian dan kewajiban sesama umat muslim. Yakni didukung pula sebuah pengetahuan dengan program yang dilaksanakan Kemenag Kuningan.

“Semoga program ini tidak hanya terhenti sampai di sini. Sebab masih ada pemakaman lain yang arah kiblatnya juga perlu mendapat pengukuran kalibrasi arah kiblat,” tutupnya. (ags)