Tunggu Keputusan KPU, Jokowi Rajai Quick Count, Prabowo Sebut Real Count 62%

Terpisah, Prabowo, dua kali memberikan pernyataan di hadapan media. Pertama sekitar pukul 16.50, setelah memantau hasil hitung cepat dari kediaman di Kertanegara, ia keluar menyapa simpatisan dan pendukungnya.

Bersama sejumlah pengurus partai koalisi, Prabowo menyampaikan pandangannya terkait pemungutan suara yang sudah berjalan sampai sore. “Kita prihatin, dari tadi malam (kemarin) banyak kejadian yang merugikan pendukung 02. Banyak surat suara tidak sampai, banyak TPS buka jam 11.00, banyak pendukung kita tidak dapat undangan, dan sebagainya. Belum lagi yang ditemukan surat suara dicoblos 01,” kata Prabowo.

Dia menyampaikan pernyataan tanpa didampingi Sandi, yang tengah memantau proses rekapitulasi suara di lokasi lain. Menurut Prabowo, hasil penghitungan internal yang dilakukan koalisinya justru memenangkan dirinya. Prabowo menyebut, hasil exit poll menunjukkan dirinya bersama Sandi menang 55 persen. Sedangkan hasil hitung cepat menunjukkan pasangan 02 menang 52 persen. “Saya tegaskan di sini, ada upaya dari berbagai survei tertentu untuk menggiring opini seolah-olah kita kalah,” kata Prabowo.

Karena itu, Prabowo meminta kepada para pendukung, relawan, dan saksi untuk mengawal proses penghitungan suara. Ia meminta para pendukungnya menjaga TPS-TPS. Ia juga memerintahkan pendukung tidak melakukan tindakan anarkistis yang justru merugikan pasangan 02. “Saudara sekalian jangan terpancing, awasi TPS, amankan C1 dan jaga di kecamatan jangan lengah. Saya imbau pendukung saya semua agar tetap tenang dan tidak terprovokasi untuk tidak lakukan tindakan anarkis,” ujarnya.

Prabowo menilai ada upaya-upaya dari lembaga hitung cepat melakukan upaya kebohongan. Di satu sisi, lembaga-lembaga survei itu memenangkan Jokowi-Maruf, di sisi lain, ada hasil hitung cepat internal yang memenangkan Prabowo-Sandi.

“Kami minta tetap kawal kotak suara karena itu adalah kunci kemenangan kita agar kebohongan yang dilakukan bisa dilawan. Saya tegaskan supaya tidak terprovokasi dan menghindari seluruh tindakan berlebihan, di luar hukum, dan kekerasan apa pun. Silakan jaga TPS,” katanya.

Halaman: 1 2 3 4
[adrotate banner="13"]

Berita Terkait