UAS, Sosok Sederhana dari Turunan Syeikh Silau Laut

UAS-KACIREBONAN
HANGAT: Sultan Kacirebonan IX PR Abdul Gani Natadiningrat SE menyambut hangat kedatangan UAS, membicarakan masalah perjuangan para wali dan sultan di Indonesia. Foto: Agus Rahmat/Radar Cirebon

BERNAMA lengkap Abdul Somad Batubara, Lc, D.E.S.A. Beliau akrab dikenal sebagai Ustad Abdul Somad atau UAS. Ia lahir di sebuah desa bernama Silo Lama di wilayah kabupaten Asahan, Sumatera Utara pada tanggal 18 Mei 1977.

Diketahui ibunda Abdul Somad (UAS) bernama Hajjah Rohana. Ibunya merupakan keturunan dari Syekh Abdurrahman atau dikenal sebagai Syekh Silau Laut. Ia adalah ulama besar di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Sejak kecil, orang tua Abdul Somad sudah memasukkan anaknya di sekolah yang berkultur pendidikan agama Islam. Ustad Abdul Somad memulai sekolahnya di SD Al-Washliyah Medan dan tamat di sana pada 1990.

Dari situ, orang tuanya kemudian memasukkannya ke sekolah pesantren Darul Arafah di wilayah Deliserdang, Sumatera Utara. Di sana ia mengenyam pendidikan selama satu tahun sebelum pindah ke Riau pada tahun 1994, lalu melanjutkan pendisikan di Madrasah Aliyah Nurul Falah di wilayah Indragiri Hulu dan tamat pada tahun 1996.

Setelah menamatkan sekolahnya, UAS kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi yakni Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.  Di kampus ini, UAS hanya mengenyam pendidikannya selama dua tahun saja, hingga 1998.

UAS melanjutkan pendidikannya di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir setelah berhasil mendapatkan beasiswa dari pemerintah Mesir. Ia terpilih sebagai salah satu dari 100 penerima beasiswa dengan mengalahkan 900 pelamar lainnya.

Di Universitas Al-Azhar, Mesir, UAS menyelesaikan kuliahnya dalam kurun waktu 3 tahun 10 bulan dan berhasil mendapatkan gelar Lc (License) yang merupakan gelar bagi lulusan pendidikan di kawasan timur tengah, termasuk Mesir. Kemudian UAS melanjutkan pendidikan S2 pada tahun 2004 di Maroko, tepatnya di Institut Dar Al-Hadis Al-Hassania melalui beasiswa kerajaan Maroko.

Ia merupakan salah satu dari 5 orang asing yang diterima kuliah di Maroko dan menyelesaikan pendidikan masternya dalam jangka waktu 1 tahun 11 bulan dan meraih gelar D.E.S.A (Diplôme d’Etudes Supérieurs Approfondies).

Sempat bekerja sebagai dosen Bahasa Arab dan Tafsir Hadis di UIN Suska dari tahun 2009. Selain itu UAS juga mengajar sebagai dosen Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar Yayasan Masmur, Riau.

UAS juga pernah aktif sebagai anggota MUI Provinsi Riau dan Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama dan anggota Badan Amil Zakat di Riau dari tahun 2009 hingga 2014.

Dilansir dari biografiku.com, diketahui UAS menikah pada usia 31 tahun di tahun 2008. Anak UAS bernama Mesian Haziq Abdillah. Ceramah atau isi dakwahnya sangat berbobot sesuai kapasitas dirinya sebagai seorang ulama, dai sekaligus dosen agama Islam. (*)

Nama Lengkap : Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A.

Lahir : Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara, 18 Mei 1977

Orang Tua : Hj. Rohana

Pekerjaan : Penceramah, Ahli ilmu Hadist, Ulama, Dosen

Pendidikan : S1 Al-Azhar, Kairo, Mesir, S2 Daar al-Hadits Al-Hassania Institute, Kerajaan Maroko

Riwayat Pekerjaan :

Dosen Bahasa Arab di Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Dosen Tafsir dan Hadis di Kelas Internasional Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau

Dosen Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar Yayasan Masmur Pekanbaru

Anggota MUI Provinsi Riau, Komisi Pengkajian dan Keorganisasian

Anggota Badan Amil Zakat Provinsi Riau, Komisi Pengembangan

Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama Provinsi Riau

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait