Ulama dan Budayawan di Ciamis Tolak People Power

CIAMIS–Merebaknya isu people power, direspon oleh para ulama, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren hingga budayawan di Kabupaten Ciamis.

“Atas nama Ketua MUI Ciamis, kami mengimbau masyarakat agar tidak perlu menimbulkan gejolak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tidak perlu ada pengerahan massa (people power) yang justru akan menimbulkan hal yang lebih parah lagi,” tutur Ketua MUI kabupaten Ciamis KH Ahmad Hidayat.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Ciamis KH Arif Ismail Chowas secara tegas menolak people power.

“Atas nama Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Ciamis dan Forum Guru Ngaji Imam Tajuk Kabupaten Ciamis menolak segala gerakan-gerakan yang inkonstitusional, yang berkenaan dengan melawan hukum, yang berkenaan dengan menggerakkan massa atau people power,” tegasnya.

Penolakan people power juga datang dari Godi Suwarna, budayawan Ciamis. “People power seperti yang saya bayangkan adalah sesuatu yang mengerikan, dan itu jelas saya tolak. People power dapat memudarkan persatuan dan kesatuan dan memecah belah masyarakat. Masyarakat diminta tetap tenang dan tak terbawa arus atau turut serta dalam aksi people power,” tandasnya. (rdh/rls)