Wahaha Hotel and Entertainment Gelar Donor Darah Awal Tahun

Wahaha Hotel and Entertainment menggelar donor darah sebagai wujud membantu masyarakat yang membutuhkan. FOTO:ABDULAH/RADAR CIREBON
Wahaha Hotel and Entertainment menggelar donor darah sebagai wujud membantu masyarakat yang membutuhkan. FOTO:ABDULAH/RADAR CIREBON

CIREBON-Sebagai wujud kepedulian sosial dari perusahaan, Wahaha Hotel and Entertainment menggelar bhakti sosial berupa donor darah Senin (7/1).  Tidak hanya karyawan sebanyak 96 orang, akan tetapi, Wahaha juga melibatkan berbagai elemen masyarakat dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Cirebon.

General Manager sekaligus HRD Wahaha Hotel and Entertainment Johan Prihartono mengatakan, kegiatan donor darah yang digagas sengaja dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan akan aksi sosial.  Dalam kesempatan itu, pihaknya menargetkan 100 labu dari para relawan yang bersedia diambil darahnya untuk disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.

“Dari jumlah karyawan kami, yang menjadi pendonor mencapai 96 orang lebih. Jumlah itu belum ditambah dari masyarakat sekitar dan berbagai kalangan lainnya,” kata Johan kepada Radar Cirebon di kantor kawasan pusat bisnis CSB.

Johan menjelaskan, peran serta pihak swasta dirasa sangat diperlukan dalam upaya mendorong program pemerintah daerah akan kebutuhan darah di Kota Cirebon. Oleh karenanya, aksi sosial yang sengaja digagas awal tahun itu diharapkan bisa menjadi manfaat dan memberikan nilai positif dalam kontribusi penyalurannya.

“Langkah kecil ini semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi perusahaan. Semoga kegiatan ini bisa diikuti oleh sejumlah perusahaan lainnya dalam kemitraan guna memberikan kontribusi positif di berbagai bidang,” katanya.

Selain kegiatan eksternal yang dibalut dalam baksi sosial kegiatan donor darah, untuk kegiatan rutin internal perusahaan juga dilaksanakan. Di antaranya kegiatan pengajian mingguan, penyaluran bantuan bagi sejumlah lingkungan sekitar hingga realisasi CSR.

“Upaya ini merupakan realisasi sinergitas antara perusahaan, pemerintah, masyarakat dan elemen lainnya. Sehingga, stigma negatif anggapan masyarakat akan dunia hiburan setidaknya bisa ditepis dengan aksi sosial yang sifatnya positif,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Cirebon Sugiyanto menyebut, peran serta pihak swasta, sejumlah instansi pemerintah maupun lainnya yang menjadi mitra dalam donor darah dirasa sangat membantu. Sehingga, dampaknya bisa menyeimbangkan kebutuhan darah yang setiap periodenya selalu dinamis, bahkan adanya peningkatan.

“Peran serta swasta hingga masyarakat umum yang telah atau akan menggelar donor darah tentunya sangat membantu dalam ketersediaan darah. Selain itu, dengan banyaknya pendonor sukarela yang datang membawa nilai positif,” pungkasnya. (abd)

Berita Terkait