Wajah Lama Masih Dominasi KONI Kabupaten Cirebon

KONI-KABUPATEN-CIREBON
SAMBUTAN: Hengky Choernia memberikan sambutan usai terpilih jadi ketua umum KONI Kabupaten Cirebon. ILMI YANFA’UNNAS/RADAR CIREBON

CIREBON – Tim formatur pengurus KONI Kabupaten Cirebon periode 2019-2023 bertolak ke Bandung, Selasa (12/2). Formasi pengurus KONI yang telah rampung disusun sejak 1 Februari lalu diajukan untuk selanjutnya disahkan KONI Jawa Barat.

Ketua Umum KONI Kabupaten Cirebon terpilih yang juga Ketua Tim Formatur, Hengky Choernia berharap tidak terjadi kendala sehingga pengurus baru top organisasi olahraga itu segera dikukuhkan.

“Besok (hari ini, red) perwakilan dari Tim Formatur akan melaporkannya ke KONI Jawa Barat supaya secapatnya kita mengantongi Surat Keputusan (SK) pengukuhan,” terangnya.

Kemarin (10/2), Hengky mengungkap sejumlah nama yang telah dipilih oleh Tim Formatur untuk mengisi posisi-posisi penting di KONI. Ada nama baru. Namun para pengurus dari periode sebelumnya mendominasi. Ada juga figur-figur lama yang kembali bergabung dalam formasi baru KONI Kabupaten Cirebon.

Posisi wakil Ketua I dijabat Dodi T Basuni yang sebelumnya menjabat kepala Bidang Hukum dan Organisasi. Sementara Drs Didin Jaenudin yang pernah menjabat kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabinpres) pada periode 2013-2015 mengisi jabatan wakil Ketua II. Sedangkan wakil Ketua III dijabat oleh figur baru, yaitu Thomas Buditama.

Posisi Sekretaris Umum yang pada periode sebelumnya dijabat oleh Hengky, kali ini dipercayakan kepada H Arief Rakhman Hakim. Sementara Bendahara Umum dipercayakan kepada Otong Mulyono, pria yang selama ini dikenal sebagai ketua Korwil Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Cirebon.

“Nama-nama yang terpilih itu sudah kami pertimbangkan kompetensinya,” kata Hengky.

Posisi lain yang tak kalah pentingnya di KONI adalah kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabinpres) yang akan mengurusi program pembinaan atlet. H Agus Nurdiana mendapat kepercayaan mengemban tugas tersebut. Di sisi lain, KON juga mempercayakan Iim Abdurahim, sebelumnya Kepala Bidang Humas, untuk menjabat Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang).

Menurut Hengky, kedua bidang ini akan menjadi poros penting di KONI selama periode empat tahun mendatang. “Binpres dan Litbang harus bisa berkolaborasi. Kedua bidang ini harus solid. Litbang harus kuat dari segi akurasi data. Sedangkan Binpres harus mampu mengaplikasikan melalui program pembinaan yang baik,” tuturnya.

“Namun, secara keseluruhan, setiap bidang tentu memiliki tugas, pokok dan fungsinya masing-masing. Itu harus dijalankan dengan baik dan penuh dedikasi demi kemajuan prestasi olahraga Kabupaten Cirebon. Saya berharap, formasi ini bisa solid sampai akhir masa bakti di 2023 mendatang,” pungkas Hengky. (ttr)