Walah, 2.298 Kotak Suara di KPU Kabupaten Cirebon Dipastikan Rusak

Kerusakan kotak suara akibat rembesan air hujan di gudang yang disewa KPU Kabupaten Cirebon dipastikan sebanyak 2.298. FOTO:ILMI YANFA’UNNAS/RADAR CIREBON
Kerusakan kotak suara akibat rembesan air hujan di gudang yang disewa KPU Kabupaten Cirebon dipastikan sebanyak 2.298.FOTO:ILMI YANFA’UNNAS/RADAR CIREBON

CIREBON-Kerusakan kotak suara akibat rembesan air hujan di gudang yang disewa KPU Kabupaten Cirebon dipastikan sebanyak 2.298. Jumlah tersebut setelah penyelenggara pemilu menuntasakan proses sortir yang berjalan selama 4 hari.

Ketua KPU Kabupaten Cirebon Saefuddin Jazuli MSi mengatakan seluruh kotak suara yang rusak sudah dipisahkan. Sementara kotak suara yang masih utuh diamankan di gudang berbeda. “Selesai juga. Selama empat hari sortir kotak suara yang rusak akibat rembesan air hujan,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Tuntas sortir kotak suara, lanjut Saefuddin, pihaknya langsung membuat berita acara kerusakan, sekaligus membuat berita acara pengganti kotak suara ke KPU RI melalui KPU Provinsi Jawa Barat. “Berita acara itu sudah kita kirimkan,” katanya.

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon Abdul Khoir mengatakan pihaknya masih terus melakukan pengawasan di gudang logistik KPU yang ada di Plumbon, tepatnya di PT Yusmou. Bawaslu telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada KPU. Setidaknya ada tiga rekomendasi yang harus menjadi perhatian KPU Kabupaten Cirebon.

Tiga rekomendasi itu, kata Khoir, agar KPU Kabupaten Cirebon tak lagi menggunakan gudang Yusmou sebagai tempat penyimpanan logistik pemilu, tak menggunakan kotak suara yang telah rusak, serta memastikan bahwa penyimpanan kotak suara sesuai dengan SOP yang dikeluarkan KPU RI.

Tiga rekomendasi itu dikeluarkan setelah Bawaslu melakukan pengecekan di gudang. Di mana, Bawaslu menemukan ada 14 titik kebocoran di bagian atap gudang, menemukan adanya selokan di belakang gudang yang kondisinya tersumbat, serta kondisi konstruksi bangunan berada di bawah permukaan tanah. “Jadi potensi masuk air hujan sangat mungkin sekali,” tuturnya.

Seperti diberitakan, kotak suara yang akan digunakan pada Pemilu 2019 mengalami kerusakan akibat basah terkena air hujan. Hal tersebut terjadi lantaran gudang logistik yang disewa KPU di Plumbon kemasukan air saat hujan deras mengguyur wilayah Cirebon pada Jumat malam (8/2). (sam)